Berita

James Mattis/Net

Dunia

Menhan AS Mundur, Anggota Kongres Partai Republik Anggap Hari Menyedihkan

JUMAT, 21 DESEMBER 2018 | 07:30 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis sepertinya meninggalkan kesan mendalam bagi para anggota Kongres.
Bahkan ada di antara mereka menyebut pengunduran diri Mattis sebagai hari yang menyedihkan,
Pada hari Kamis (20/12), James Mattis mengirimkan surat pengunduran dirinya sebagai Menhan AS yang ke 26 ke Gedung Putih.

Di surat pengunduran diri itu Mattis yang dikenal dengan julukan 'Mad Dog' menyampaikan bahwa dirinya akan resmi mengundurkan diri per tanggal 28 Februari 2019.


Pengunduran dirinya langsung mendapat respon dari sejumlah pihak, termasuk dari partai pendukung Donald Trump yaitu Partai Republik.

Misalnya Senator Lindsey Graham yang menuliskan kesannya tentang sosok Mattis adalah kombinasi intelektualitas dan integritas.

"Dia telah berjuang melawan Islam radikal selama beberapa dekade dan memberikan nasihat militer yang baik dan etis kepada Presiden Trump."
Sementara itu Ketua DPR Paul Ryan mengatakan, DPR berterimakasih kepada Jenderal Mattis atas pengabdiannya selama ini.

"Bidang pertahanan negara kita di tangannya, telah membuat Amerika menjadi lebih aman dan menjadi kekuatan yang lebih disegani di luar negeri. Patriotisme dan keteguhannyan dilengkapi juga dengan kerendahan hatinya."
Senator Marco Rubio juga memuji Mattis. "Jenderal Mattis telah melayani bangsa kita dengan perbedaan yang besar. Dia tidak akan mudah untuk tergantikan. Demi keamanan nasional negara kita, saya berharap keputusannya untuk mengundurkan diri ini semata-mata karena keinginannya untuk menikmati pensiun yang baik. "
Komentar yang lebih mengharukan disampaikan Senator Ben Sasse.

"Ini adalah hari yang paling menyedihkan. Jenderal Mattis memberikan saran Presiden untuk didengar. Mattis sungguh percaya bahwa Rusia dan Cina adalah musuh kita dan bahwa kita berperang dengan para jihadis di seluruh dunia yang berencana membunuh orang Amerika. Isolasionisme adalah strategi lemah yang akan merugikan orang Amerika. " [wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya