Berita

Foto: RMOL

Nusantara

1.500 Orang Jakarta Suarakan Penonton Cerdas Siaran Berkualitas

MINGGU, 16 DESEMBER 2018 | 10:39 WIB | LAPORAN:

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jakarta menggelar Fun Walk dan deklarasi 'Penonton Cerdas Siaran Berkualitas' saat car free day di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (16/12).

Acara yang dimulai sejak pukul 6 pagi tadi diikuti sebanyak 1.500 peserta.  

Ketua KPID Jakarta, Kawiyan menyebutkan, ribuan peserta itu berasal dari berbagai unsur masyarakat mulai Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), organisasi masyarakat (ormas), hingga kelompok pengajian.


"Kami menghadirkan masyarakat secara umum dan kalangan lembaga penyiaran. Jadi kami mengundang masyarakat, supaya masyarakat itu menyadari bahwa dirinya harus menjadi penonton yang cerdas, menjadi pemirsa atau pendengar  yang cerdas," tuturnya di  lokasi.

Cerdas di sini, jelas dia, maksudnya masyarakat harus bisa memilih dan memilah tontonan atau tayangan di televisi.

"Jadi kalau tontonan itu baik maka dia akan tonton, kalau tayangan itu tidak baik maka dia tidak tonton," tuturnya.

Kawiyan juga mengimbau kepada masyarkat jika menemukan tayangan berbau SARA dan memecah belah bangsa, tidak perlu segan untuk melaporkannya kepada KPID Provinsi DKI Jakarta.

"Mereka harus berani melaporkannya ke KPID Provinsi Jakarta, terus terkait dengan lembaga penyiaran, kita undang mereka supaya mereka terus berkomitmen untuk memproduksi siaran siaran yang berkualitas tidak sekedar tayangan yang hanya berburu rating semata," lanjut Kawiyan.

Kawiyan menambahkan, kegiatan ini sebetulnya sudah diagendakan sejak awal tahun 2018 ini.  

"Hanya saja agendanya baru sekarang dan kebetulan sekarang momennya pas dengan mengingatkan kembali kepada lembaga penyiaran supaya tetap berkomitmen, menayangkan siaran-siaran yang berkualitas," tandasnya.[wid]  

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya