Berita

Foto: Net

Dunia

Malam Ini, Peserta BDSC II Diajak Makan Bersama Menlu Retno

RABU, 05 DESEMBER 2018 | 10:31 WIB | LAPORAN:

Kementerian Luar Negeri RI kembali menggelar Bali Democracy Students Conference (BDSC) di Nusa Dua, Bali.

BDSC kedua ini akan diadakan pada 6-7 Desember 2018 dengan mengangkat tema “Democracy for Prosperity: Youth Perspectives”.

Sebanyak 150 mahasiswa baik dari dalam maupun luar negeri diundang hadir dalam konferensi ini.


Dalam rangkaiannya, selama dua hari para peserta akan membahas isu-isu demokrasi dan kesejahteraan dari sudut pandang pemuda.

Sebelum itu, malam ini (Rabu, 5/11) pukul 18.30 WITA, dijadwalkan pertemuan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dengan para peserta BDSC di Hotel Courtyard, Bali sekaligus makan malam.

Syarat mahasiswa WNI yang ikut BDSC harus Strata 1, minimal kuliah semester 5 atau Strata 2 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan luar negeri, memiliki ketertarikan pada isu-isu sosial politik, khususnya demokrasi.

Selain itu harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris secara lisan maupun tulisan yang baik dengan melampirkan sertifikat TOEFL dengan nilai minimal 500 (atau IELTS dengan nilai minimal 6.0) akan mendapat pertimbangan khusus, aktif dalam organisasi kemahasiswaan atau sosial kemasyarakatan dan aktif di media sosial.

BDSC sendiri merupakan pengembangan dari BDF, yaitu forum internasional antarpemerintah yang diprakarsai Indonesia pada tahun 2008 sebagai kontribusi upaya pemajuan demokrasi, khususnya di kawasan Asia Pasifik.

Menginjak tahun ke-11, BDF telah berkembang dengan adanya pertemuan “BDF Chapter Tunis” di Tunisia (Oktober 2017), “BDF Chapter Berlin” di Jerman (September 2018) dan BDSC II.

BDSC I diselenggarakan pada bulan Desember 2017 lalu di Banten, diikuti oleh 150 mahasiswa baik dari dalam maupun luar negeri. Pertemuan tersebut mengangkat tema “From Campus for Democracy” dan menghasilkan dokumen “Voice of the Youth”. [wid]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya