Berita

Foto/RMOL

Politik

Pasar Mayestik Diserbu Orang-Orang Berbaju Biru

KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 | 05:40 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Tak seperti biasa, ada yang berbeda terlihat di Pasar Mayestik di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/11).

Pasar itu mendadak ramai dengan orang-orang berbaju warna biru. Orang-orang ini menyerbu lokasi para pedagang sayur mayur dan daging yang ada di lantai basement.

"Ini adalah Gerakan Rabu Biru yang kami luncurkan di rumah Pak Djoko Santoso, Ketua BPN Prabowo-Sandi," ujar salah seorang berbaju biru yang bernama Chandra Negara.


Chandra merupakan salah seorang inisiator dalam kampanye ini. Menurutnya, Gerakan Rabu Biru merupakan kampanye yang dilakukan oleh gabungan relawan Prabowo-Sandi. Total kelompok relawan yang tergabung dalam gerakan ini sudah mencapai 20 kelompok.

"(Kunjungan ke Pasar Mayestik) ini sudah ketujuh kalinya sejak kita luncurkan pada 14 September lalu," jelasnya.

Chandra sendiri merupakan Sekjen dari sebuah kelompok relawan yang bernama Melati Putih Indonesia (MPI).

Menurut dia, fokus gerakan ini adalah turun ke sejumlah pusat keramaian yang juga menjadi tempat perdagangan, baik pasar tradisional maupun pasar modern.

Tujuannya adalah untuk berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha dan pedagang terkait kondisi ekonomi riil.

"Sesuai dengan misi kita, Gerakan Rabu Biru ini lebih ke kampanye sejuk, soft campaign, kita tidak perlu yel-yel, tidak perlu menonjolkan atribut tapi lebih sosialisasi ke masyarakat," kata Chandra.

Dia menambahkan, gerakan ini tidak hanya dilakukan di Jakarta saja, melainkan sudah merambah ke berbagai wilayah di Indonesia, dari Jawa Barat, Jawa Timur, Aceh, Padang hingga Ternate dan Manado.

Di Pasar Mayestik, Chandra yang disertai puluhan rekannya tampak berinteraksi dengan para pedagang sayur dan daging.

"Tadi mereka sampaikan pembeli berkurang, karena harga mahal. Beras, daging, sayur harganya sudah naik, jadi ini berpengaruh terhadap daya beli masyarakat," ucapnya.

Dari interaksi itu, ia mengungkapkan jika kebanyakan pedagang telah melontarkan dukungannya untuk pasangan Prabowo-Sandi dalam Pilpres nanti.

"Mereka harap pasar ramai kembali, harga tidak mahal. Tadi mereka spontan saja, bilang ganti presiden, dukung Prabowo-Sandi, itu enggak kita rekayasa," tandasnya.

Dalam kunjungan itu, para pedagang di Pasar Mayestik memang tampak secara spontan menyerukan dukungannya terhadap Prabowo-Sandi.

"Mudah-mudahan ganti presiden bisa lebih baik," ucap salah seorang pedagang sayur di lokasi. [lov]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya