Berita

Foto/RMOL

Bisnis

RI-Arab Saudi Tekankan Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 20:07 WIB | LAPORAN:

Selain mencuatnya kasus dugaan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Turki di Istanbul, pertemuan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Bin Ahmed Al-Jubeir dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga membahas kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi.

Retno Marsudi mengatakan, Indonesia dan Arab Saudi memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya peningkatan kerja sama di bidang ekonomi.

"Kemarin Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pentingnya kerja sama ekonomi yang lebih kuat di antara dunia Islam, termasuk di dalam kerangka Organisasi Kerjasama Islam (OKI), tentunya kerja sama ekonomi dengan Gulf Cooperation Council (GCC) penting untuk ditingkatkan," ungkap Retno, usai menyambut Menlu Al-Jubir di Ruang Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (23/10).


Dalam diskusi tertutup selama dua jam itu, Retno mengusulkan pentingnya kerja sama comprehensive economic partnership dengan negara GCC.

Indonesia dan Arab Saudi juga telah mencatat indikasi meningkatnya kemajuan kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Meskipun begitu, di sisi lain keduanya mengaku masih banyak kesepakatan yang hingga kini belum juga menemui kemajuan berarti.

"Oleh karena itu kita tekankan pentingnya kedua belah pihak mendorong untuk menyelesaikan pending issues yang dimiliki oleh kedua negara," ujar Retno.

Salah satu pending issues, kata Retno, yakni kerja sama Aramco dan PT Pertamina untuk refunding development masterplan program kilang Cilacap.

Selain investasi, Retno menyampaikan Indonesia tertarik meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan.

"Indonesia juga ingin meningkatkan akses pasar bagi produk kesehatan dan obat asal Indonesia. Kerja sama pengiriman tenaga profesional kesehatan ke Arab Saudi juga kami bahas berdua," tandasnya. [lov]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya