Berita

Bisnis

Pemerintah Tingkatkan Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Air Dengan China

JUMAT, 19 OKTOBER 2018 | 11:36 WIB | LAPORAN:

. Kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah China dalam pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah berlangsung lama dan terus berkembang.

Hasil kerjasama dalam pembangunan infrastruktur yang sudah selesai dibangun dan dirasakan manfaatnya diantaranya adalah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) di Jawa Timur dan Bendungan Jatigede di Jawa Barat.

Kerjasama bilateral juga dilakukan pada sejumlah infrastruktur lainnya yang masih dalam tahap konstruksi diantaranya pembangunan jalan tol Solo-Kertosono (seksi Saradan-Kertosono) fase I, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung dan Cileunyi-Dawuan-Sumedang fase II.


Dalam rangka meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan Vice Minister of Water Resources and Vice Minister of Ministry of Emergency Management Republik Rakyat China Mr. YE Jianchun di Kantor Kementerian PUPR, Rabu (17/10). Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai pengelolaan sumber daya air dan penanganan bencana yang dilakukan oleh Kementerian PUPR.

"Saya berharap melalui kerjasama yang semakin erat, kedua negara bisa bertukar pengetahuan dan pengalaman dan menggali peluang dan kerja sama di masa depan," kata Menteri Basuki dalam keterangan resmi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki yakni Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti, Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi dan para pejabat tinggi pratama di Ditjen Sumber Daya air dan Sekretariat Jenderal.

Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi mengatakan pada pertemuan tersebut, Kementerian PUPR menawarkan kerja sama dalam pembangunan empat bendungan yakni Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara, Jenelata di Sulawesi Selatan, Lambakan di Kalimantan Timur dan Riam Kiwa di Kalimantan Selatan.

Usai diterima Menteri Basuki, rombongan delegasi dari Pemerintah China melakukan peninjauan lapangan ke Tanggul Laut Muara Baru (Pluit) dan Waduk Pluit yang berlokasi di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Kementerian PUPR tengah membangun tanggul laut sepanjang 4,5 kilometer yang berada di dua titik yakni, Muara Baru sepanjang 2,3 km dan Kali Baru sepanjang 2,2 km.

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi yang mendampingi peninjauan lapangan menjelaskan kunjungan dilakukan untuk mengetahui upaya Pemerintah Indonesia dalam menyelesaikan banjir di Ibukota Jakarta.

"Jakarta ini masalahnya banjir yang tidak hanya akibat air dari hulu, melainkan juga air dari hilirnya. Saat ini, progres tanggul laut telah mencapai 80 persen dan menjadi titik percontohan  karena dilengkapi taman dan jalan inspeksi sehinga menambah ruang terbuka hijau di Jakarta," kata Hari Suprayogi.

Proyek Tanggul Laut yang merupakan proyek strategis nasional (PSN) sebagai bagian dari rencana induk penanganan banjir dan penurunan muka air tanah di Jakarta. Kehadiran tanggul ini akan mengurangi potensi abrasi di pesisir jakarta, mencegah banjir rob yang terjadi hampir setiap bulannya ketika air laut pasang di titik Jakarta Utara, dan upaya penataan kawasan pesisir utara Jakarta.

Selain tanggul laut, rombongan juga akan mengunjungi Bendungan Jatigede dan Daerah Irigasi Rentang di Kabupaten Sumedang pada Kamis, (18/10) dan Bendungan Kering (Dry Dam) Sukamahi dan Ciawi (Cipayung) di Kabupaten Bogor, pada Jumat, (19/10). [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya