Berita

Vivi Sumantri Jayabaya dan Edi Baskoro/Net

Pertahanan

Vivi Melapor Ruang Kerjanya Ditembaki Sejak Kemarin

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 14:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri telah membawa barang bukti peluru tajam yang tertancap pada lemari ruang kerja anggota Fraksi Demokrat DPR, Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10 gedung Nusantara 1 DPR, Senayan, Jakarta.

Penembakan diduga terjadi Selasa (16/10) ketika Vivi mendapat laporan dari stafnya usai salat Magrib bahwa dinding ruang kerjanya berlubang seperti bekas tembakan.

Awalnya Vivi enggan berspekulasi tapi setelah dicek langsung ke ruang kerjanya diputuskan lapor Pamdal dan Puslabfor. Baru hari ini pihak kepolisian meluncur ke lokasi.


"Barusan baru ketahuan di lemari ada bekas peluru (proyektil)," jelas Vivi kepada wartawan di dekat ruang kerjanya, gedung Nusantara I Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).

Dari hasil pemeriksaan kepolisian, kata Vivi, belum ada kesimpulan apapun dari kejadian ini.

Selain Vivi, ruang kerja anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional, Totok Daryanto yang berada di lantai 16 gedung Nusantara 1 juga ditemukan proyektil dan bekas tembakan.

Peristiwa serupa terjadi Senin (15/10), dua ruang anggota DPR lainnya juga ditemukan proyektil. Yakni, ruang kerja Wenny Warouw dari Fraksi Gerindra dan Bambang Heri Purnama dari Fraksi Golkar.[wid] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya