Berita

Menteri Basuki dan Presiden Jokowi/Net

Bisnis

Jokowi Puji Fasilitas Ramah Disabilitas Di Kawasan GBK

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 03:42 WIB | LAPORAN:

Fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta dinilai sudah cukup baik.


Penilaian disampaikan langsung Presiden Joko widodo saat meninjau fasilitas penunjang bagi penyandang disabilitas di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (16/10).

Saat meninjau lokasi, Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasmita, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


"Kita ingin melihat fasilitas untuk penyandang disabilitas terutama yang berkaitan dengan fasilitas yang ada di Senayan, baik toilet, mushola, trotoar, fasilitas menuju ke bangku penonton, saya kira 80 persen sudah baik," katanya.

Presiden yang tiba sekitar pukul 08.55 WIB langsung meninjau fasilitas pada toilet yang berada tak jauh dari monumen Patung Bung Karno. Dilanjutkan meninjau guiding block yang merupakan jalur pedestrian khusus berwarna kuning bagi para penyandang disabilitias. Peninjauan dilanjutkan ke arah main cauldron hingga ke dalam Stadion Utama GBK.

Dari hasil kunjungan tersebut, Presiden memberikan sejumlah catatan evaluasi untuk perbaikan fasilitas penyandang disabilitas di kawasan GBK seperti perbaikan pada pintu toilet yang seharusnya pintu geser dan wastafel yang dinilai masih terlalu tinggi, khususnya bagi mereka yang menggunakan kursi roda.

Presiden Jokowi berharap pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat menyediakan fasilitas publik ramah penyandang disabilitas.

"Kita ingin mendorong agar semua provinsi, kota, kabupaten itu juga ramah terhadap disabilitas. Ini yang ke depan ingin terus kita dorong sehingga yang kurang apa, nanti secara detail saya diberi masukan oleh Pak Menteri PUPR, Pak Gubernur juga beri masukan," ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Kompleks GBK sebagai venue olahraga berstandar Internasional memerlukan perawatan yang baik.

Pertama adalah perawatan taman di Kompleks GBK lebih efektif menggunakan sprinkler dibandingkan mobil tangki. Kedua aspek kebersihan kawasan.

“Ini tidak mudah, sehingga perlu orang yang kompeten dalam manajemen sport and leisure. Ketiga biaya perawatan. Pihak pengelola harus inovatif, karena venue yang dibangun berciri multifungsi sehingga dapat digunakan untuk kegiatan-kegiatan non keolahragaan,” ujar Menteri Basuki.

Sebanyak 20 venues yang digunakan untuk pertandingan & latihan serta non venue yang dibangun Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya digunakan untuk pertandingan Asian Paragames ke-3 seperti Venue Panahan, Stadion Utama, Istora, Hockey, Aquatic Center, Basket, dan Tenis Indoor. Fasilitas difable yang disediakan yakni seperti di Aquatic Center dan stadion utama telah dilengkapi jalur landai (ramps), tribun khusus difabel berkapasitas masing-masing dan 100 dan 264 kursi, serta toilet difable seluas 10,6 m2 di akuatik dan toilet difabel seluas 66,65 m2 di SUGBK.

Selain itu Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan telah melakukan renovasi sebanyak 1.000 kamar di Wisma Atlet Kemayoran yang digunakan para atlet Asian Para Games juga telah dilengkapi fasilitas difabel. Diantaranya penambahan ramp grab bar kamar mandi pada 200 unit hunian kursi roda, lift untuk akses kursi roda, ramp & treshold pada lantai beda elevasi, tactile pada lantai untuk penuntun arah, railing , signage dan directory pada area publik. [ian/***]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya