Berita

Gig Jonias Mosez Sipasulta/Net

Pertahanan

TNI AL Belum Berencana Pindah Pangkalan Kapal Selam Dari Palu

SELASA, 16 OKTOBER 2018 | 04:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangunan pangkalan kapal selam di Palu, Sulawesi Tengah merupakan bagian dari Rencana Minimum Essensial Force (MEF) untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan RI hingga tahun 2024.

Namun demikian, tahap pembangunan yang sudah dilakukan itu terkena imbas dari gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu, pada 28 September lalu.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Gig Jonias Mosez Sipasulta menyebut, hingga kini masih belum ada keputusan dari TNI AL untuk memindahkan pangkalan kapal selam dari Palu.  


“Kalau itu biar nanti para pimpinan di TNI yang ambil keputusan untuk menjawab. Kalau sudah ada yang disampaikan dari atas pasti akan saya sampaikan,” ujar Gig di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (15/10).

Lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1988 itu menegaskan bahwa pangkalan kapal selam itu sudah masuk dalam program MEF dari tahun 2010. Dengan kata lain, pihaknya tidak menduga akan ada gempa dan tsunami yang berpengaruh pada tahap pembangunan.

“Pada waktu MEF dibuat kan kita tidak pernah berfikir kalau ada kejadian seperti ini,” imbuhnya.

Dia meyakini bahwa hal ini sudah dibicarakan dan dipertimbangkan di tingkat pimpinan bersama Kementerian Pertahanan. Sehingga ada saatnya mereka menyampaikan ke publik tentang keputusan dipindah atau tidaknya pangkalan kapal selam tersebut.

“Mungkin nanti langsung dari Bapak Kasal atau yang sesuai dengan bidangnya untuk menyampaikan,” pungkasnya. [ian]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya