Berita

Peresmian terapi oksigen/Net

Kesehatan

Siloam Resmikan Fasilitas Terapi Oksigen Pertama Di Labuan Bajo

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 21:11 WIB | LAPORAN:

Fasilitas terapi oksigen murni atau Hyperbaric Oxygen Chamber pertama di Labuan Bajo diresmikan Bupati Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula di Siloam Hospitals Labuan Bajo, Sabtu (13/10).

Hyperbaric Oxygen Therapy adalah salah satu bentuk pengobatan dengan menghirup oksigen murni dalam ruang bertekanan tinggi lebih, atau dari 1 Atmosfer Absolut dan umumnya ditujukan untuk penyakit dekompresi yang biasa dialami oleh para penyelam laut dalam.

Ahli terapi oksigen hiperbarik Indonesia Guritno Suryokusumo menyederhanakan bahwa penyakit dekompresi adalah suatu kondisi medis ketika akumulasi gas nitrogen yang larut dalam tubuh setelah menyelam membentuk gelembung udara, sehingga menyumbat aliran darah dan sistem saraf.


Gejala-gejala penyakit dekompresi antara lain mulai dari sakit persendian, sakit kepala, mati rasa, gangguan pernapasan, bahkan hilang kesadaran yang bisa berujung pada kematian bila kondisi tersebut tidak segera ditangani.

“Gejala penyakit dekompresi baru dapat membaik bila pasien mendapatkan terapi oksigen murni melalui terapi oksigen hiperbarik,” ujar gurubesar Fakultas Kedokteran UI itu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Guritno mengatakan bahwa dalam ruang terapi oksigen hiperbarik, tekanan udara meningkat hingga tiga kali lebih tinggi dari tekanan udara normal. Pada kondisi ini, paru-paru dapat mengumpulkan lebih banyak oksigen murni yang dihirup dibandingkan dalam tekanan udara normal.

“Aliran darah akan membawa oksigen ke seluruh tubuh dan kemudian akan melawan bakteri dan merangsang pelepasan zat yang disebut sel induk, yang selanjutnya akan merangsang penyembuhan, memperbaiki, serta menjaga jaringan tubuh pasien tetap sehat,” sambungnya.

Labuan Bajo merupakan salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Terkenal dengan lanskap alam dan panorama yang luar biasa, wisata bawah laut Labuan Bajo menarik minat banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Executive Director Siloam Hospitals Labuan Bajo, Charles Wonsono menjelaskan bahwa selain untuk pemulihan penyakit dekompresi akibat menyelam, fasilitas Hyperbaric Oxygen Chamber juga bisa digunakan untuk penyembuhan luka bermasalah terkait penyakit diabetes melitus, patah tulang, gangguan pendengaran, gangguan saraf dan stroke, serta untuk kebugaran dan kecantikan.

“Hyperbaric Oxygen Chamber di Siloam Hospitals Labuan Bajo memiliki kapasitas muatan maksimal hingga 8 orang pasien, yang juga dapat memuat tempat tidur pasien. Dengan begitu, pasien yang memiliki mobilitas terbatas tetap dapat dengan mudah melakukan terapi di dalam chamber,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Agustinus berharap fasilitas Hyperbaric Oxygen Chamber di Siloam Hospitals Labuan Bajo bisa dimanfaatkan oleh para wisatawan, terutama mereka yang penyuka selam.

“Harapan kami adalah para wisatawan, terutama penyuka diving, dapat memanfaatkan fasilitas ini selagi mereka menikmati keindahan alam di Pulau Flores,” tukasnya. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya