Berita

Jamal Khashoggi (berjas hitam) saat memasuki konsulat Saudi/CNN

Dunia

Apple Watch Bisa Jadi Petunjuk Hilangnya Jamal Khashoggi?

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 13:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perangkat Apple Watch mungkin bisa menjadi petunjuk untuk kasus hilangnya wartawan senior Saudi, Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Turki pekan kemarin.

CNN mengutip surat kabar pro pemerintah Turki, Sabah, jelang akhir pekan ini memuat bahwa ada kemungkinan Khashoggi telah merekam kematiannya sendiri.

Khashoggi diduga menyalakan fungsi rekaman dari perangkat Apple Watch yang dia kenakan sebelum berjalan ke konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.


Surat kabar swasta Tuki tersebut menulis bahwa momen interogasi, penyiksaan, dan pembunuhannya kemungkinan direkam di Apple Watch yang terhubung dengan kedua ponselnya dan ke iCloud.

Sabah juga menulis bahwa pasukan keamanan yang memimpin penyelidikan menemukan file audio di dalam telepon Khasshoggi yang ada di tunangannya.

Setelah memperhatikan Apple Watch yang dikenakan Khashoggi, masih dalam laporan yang sama, penyerang Khashoggi mencoba membuka kunci Apple Watch dengan beberapa upaya kata sandi, yang pada akhirnya menggunakan sidik jari Khashoggi untuk membuka kunci jam pintar tersebut. Ada dugaan bahwa mereka berhasil menghapus hanya beberapa file.

Namun, di situs webnya, Apple tidak mencantumkan verifikasi sidik jari sebagai salah satu kemampuan Apple Watch.

Tidak segera jelas apakah secara teknis, memungkinkan untuk telepon Apple Khashoggi, mentransfer audio ke teleponnya, yang telah ia berikan kepada tunangannya sebelum memasuki konsulat.

Meski begitu, kabar tersebut belum diverifikasi oleh pihak manapun. Sehingga itu bukanlah kesimpulan akhir dari penyelidikan. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya