Berita

Polisi India/BBC

Dunia

Polisi Di Bandara India Diinstruksikan Untuk Kurangi Senyum

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 10:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi di bandara India saat ini tengah diinstruksikan untuk tidak terlalu banyak tersenyum.

Instruksi ini dikeluarkan di tengah kekhawatirkan bahwa sikap yang terlalu ramah akan bisa mengarah pada persepsi keamanan longgar dan ancaman serangan teror.

Pasukan Keamanan Industri Pusat negara itu, yang bertanggung jawab atas keselamatan penerbangan menginstruksikan agar stafnya tidak terlalu ramah.


BBC memuat, mereka akan beralih dari "sistem senyum lebar" ke "sistem senyum yang cukup".

Para pejabat dikatakan percaya bahwa keramahan berlebihan menempatkan bandara pada risiko serangan teroris.

Direktur jenderal organisasi, Rajesh Ranjan bahkan mengatakan serangan 9/11 telah terjadi karena ketergantungan yang berlebihan pada fitur-fitur yang ramah-penumpang.

Ini bukan pertama kalinya perwira polisi India diberitahu untuk meningkatkan standar mereka atau mengubah perilaku mereka. Pada bulan Juli lalu, Polisi Cagar Nasional Karnataka mengatakan kepada petugasnya untuk menurunkan berat badan atau menghadapi penangguhan dari layanan.

Kemudian pada tahun 2004, polisi di negara bagian Madhya Pradesh dibayar untuk menanam kumis karena diasumsikan dapat membuat mereka lebih dihormati. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya