Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Hukum

Ratna Sarumpaet: Surat Panggilan Sudah Diterima, Saya Akan Datang

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 22:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Aktivis Ratna Sarumpaet memastikan akan memenuhi panggilan kepolisian dimintai keterangan sebagai saksi terkait kasus kabar bohong penganiayaan yang dialaminya.

"Surat panggilannya sudah diterima. Tentu saya akan datang," kata Ratna Sarumpaet melalui sambungan telepon kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/10) malam.

Saat diwawancarai Ratna tengah berada di Bandara Soekarno-Hatta menunggu keberangkatan Turkish Airlines untuk terbang ke Chile.

Baca: Ratna Sarumpaet Terbang Ke Chile Beri Pidato Kebudayaan

Baca: Ratna Sarumpaet Terbang Ke Chile Beri Pidato Kebudayaan

Dalam surat panggilan polisi tertulis Ratna diminta memberikan keterangan sebagai saksi pada Senin, 8 Oktober 2018.

"Saya dua hari di Chile, tanggal 10 (Oktober) sudah ada di Tanah Air. Saya akan datang (memenuhi panggilan polisi). Tadi saya sudah minta pengacara untuk menjadwal ulang ke Polda," kata Ratna.

Selang 5 menit setelah wawancara dengan redaksi, Ratna memberitahu dirinya dicekal. Ratna sedianya terbang ke Chile untuk menghadiri konferensi penulis naskah teater perempuan sedunia, 'Woman Playwright International Conference'. Ratna diundang untuk memberikan pidato kebudayaan di acara pembukaan konferensi.

Dicekal, Ratna Sarumpaet Dikeluarkan Dari Pesawat Turkish Airlines.

"Saya sudah duduk di pesawat tapi disuruh keluar," kata Ratna.

Redaksi mencoba mengontak ulang Ratna namun tidak berhasil. Redaksi merasa perlu memawancarai kembali Ratna menyusul beredar berita di sejumlah media, Ratna ditangkap polisi di Bandara Soetta.[dem]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya