Berita

Happy Salma/Net

Blitz

Happy Salma, Anak Kedua Artinya Bahagia

KAMIS, 04 OKTOBER 2018 | 08:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Happy Salma (38) telah melahirkan anak keduanya yang diberi nama Tjokorda Ngurah Rayidaru Kerthya­sa. Saat dijumpai, Happy mengung­kapkan arti nama putranya itu.

"Alhamdulillah sehat, baik anaknya mau ditinggal sebentar sama ibunya. Nama baby-nya Tjokorda Ngurah Rayidaru Kerthyasa," kata Happy.

"Kalau Tjokorda nama Bali, nama keluarga. Ngurah artinya satria ya, Rayidaru, Rayi (bahasa) Sunda ya adik, Daru itu artinya bahagia, pan­jang ya namanya dia," sambung eks model dan seniman teater ini.


Soal lain. Memperingati Hari Batik Nasional 2018, Happy berharap ban­yak orang menyadari batik bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

"Ya, inginnya bahwa batik itu bu­kan hanya menjadi identitas, tapi jati diri kita. Bahwa kita menggunakan batik bukan hanya pada saat tertentu, atau klaim batik milik Indonesia, tapi dengan sendirinya," tutur istri bangsawan Bali ini.

"Sama seperti baju sari, tanpa mereka klaim baju sari itu milik India, orang sudah tahu itu milik India. Penginnya juga gitu, batik tanpa harus kita rayakan ini punya Indonesia, tapi kita tahu bahwa batik milik Indonesia."

Lewat Titimangsa Foundation yang ia miliki, Happy bikin film pendek Sekar, dengan pesan pelestarian batik Indonesia. "Jadi, memang awalnya waktu itu punya ide, saya ada brand Tulola, ambil motif dari batik Kudus jadi perhiasan. Saya membayangkan bagaimana orang bisa merasakan batik itu adalah sebuah proses ke­hidupan," ucapnya.

"Coba kami bikin ya film ped­amping untuk perhiasan itu. Sampai akhirnya saya lupa kepada perhiasan yang akan kami buat. Karena keas­yikan menggali bagaimana membuat film ini dan dipublikasikan ke orang banyak," lanjut wanita asli Sukabumi ini. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya