Berita

Ratna Sarumpaet/Net

Politik

Ratna Sarumpaet Sempat Curiga Diturunkan Dari Taksi Jauh Dari Keramaian

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 19:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seperti dituturkan Nanik S Deyang, aktivis senior Ratna Sarumpaet mengaku dianiaya tiga orang tak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jumat (21/9) malam.

Penyerangan terjadi usai Ratna menghadiri sebuah konferensi yang dihadiri beberapa perwakilan negara-negara di sebuah hotel.

Seusai acara konferensi, Ratna naik taksi menuju bandara bersama peserta dari Sri Lanka dan Malaysia. Diceritakan bahwa aktivis perempuan yang dikenal sebagai sang "Sang Marsinah Menggugat" atas keberaniannya menggugat pembantaian yang dialami buruh Sidoarjo, Marsinah, tahun 1993 itu, hendak naik pesawat kembali ke Jakarta melalui Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng.


Ratna sempat menaruh curiga saat taksi yang ditumpanginya tiba-tiba dihentikan agak jauh dari keramaian.

Saat dua temannya dari Sri Langka dan Malaysia turun dan berjalan menuju bandara, Ratna ditarik oleh tiga orang ke tempat minim penerangan. Di sana ia dihajar di bagian wajah. Perut diinjak. Setelah puas, pelaku melemparnya ke pinggir jalan. Bagian samping kepala Ratna robek akibat terbentur bibir aspal.

Ratna Sarumpaet sadar dirinya dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Setelah tubuhnya dilempar ke pinggir jalan. Oleh sopir taksi itu Ratna diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi.[dem]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya