Berita

539 tersangka dalam Operasi Nila/RMOL

Pertahanan

539 Orang Terciduk Dalam Operasi Nila Jaya 2018

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 16:52 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Sebanyak 539 orang terciduk dalam Operasi Nila Jaya 2018 yang digelar Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mulai tanggal 12 hingga 26 September lalu.

Operasi Nila Jaya ini menyasar pada penyalah guna, pengedar, dan bandar narkoba di wilayah di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

"Kami berhasil menangkap 539 tersangka dalam Operasi Nila Jaya 2018," ujar Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Wahyu Hadiningrat, di Mapolda Metro Jaya, Senin (1/10).


Menurut Wahyu, dari 539 orang tersebut, sebanyak dua orang merupakan produsen narkotika dan tiga orang bandar. Sementara, 490 tersangka berperan sebagai pengedar dan 44 orang lainnya adalah pengguna narkoba.

"Jumlah kasus yang berhasil ditangani ada 443 kasus. Dari 47 target operasi yang ditentukan, kita berhasil menangkap semuanya," ungkap Wahyu.

Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya itu menyampaikan, aparat menyita berbagai macam barang bukti seperti sabu-sabu, ganja, ekstasi, heroin, dan lainnya.

"Barang bukti yang disita ada sabu-sabu seberat 7,09 kilogram, ganja seberat 6,72 kilogram, 13.954 butir ekstasi, 68,21 gram heroin, happy five 14 butir, dan Tembakau Gorilla 62,72 gram. Selain itu ada juga obat-obatan berbahaya sebanyak 1.141 butir dan 8,80 gram ketamine," kata Wahyu.

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Satuan Reserse Narkoba Polres jajaran Polda Metro Jaya, menggelar Operasi Nila Jaya 2018 selama 2 minggu dengan mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung kegiatan preventif dan kegiatan intelijen guna memberantas distributor, agen, pengedar, dan pemakai Narkoba. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya