Berita

Kavanaugh/Net

Global

Trump Perintahkan FBI Selidiki Kasus Kekerasan Seksual Calon Hakim Agung

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 06:22 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Seiring dengan telah resminya Calon Hakim Agung Brett Kavanaugh direkomendasikan oleh Komisi Kehakiman Senat Amerika Serikat untuk diproses pada tahap akhir untuk mendapat persetujuan dari Senat secara keseluruhan pada pekan depan, Presiden Donald Trump memerintahkan Biro Investigasi Federal (FBI) untuk menyelidiki kasus yang menyeret Kavanaugh.

Trump memberi waktu  satu minggu untuk FBI melakukan penyelidikan tambahan demi memperbarui file latar belakang tentang kasus kekerasan seksual yang dituduhkan oleh Christine Blasey Ford kepada Kavanaugh.

 "Seperti yang diminta Senat, pembaruan ini harus dibatasi dalam lingkup dan diselesaikan dalam waktu kurang dari satu minggu," kata Trump dalam sebuah pernyataan yang dirilis Gedung Putih pada hari Jumat (28/9).


FBI diharapkan sudah mengumumkan hasil penyelidikan mereka sebelum Senat AS menggelar pemungutan suara secara final untuk mengkonfirmasi pencalonan Kavanaugh.

Komisi Kehakiman Senat melakukan pemungutan suara pada Jumat siang (28/9), sehari setelah mendengarkan kesaksian Christine Blasey Ford, perempuan yang menuduh Kavanaugh melakukan serangan seksual kepada dirinya di masa remaja.

Sebelas Senator Partai Republik memberikan suara "Yes" dan 10 Senator Partai Demokrat memberikan suara "No".

Dengan meraih 11 suara dari ke-11 Senator Partai Republik maka Komisi Kehakiman Senat resmi merekomendasikan Brett Kavanaugh untuk mendapat persetujuan Senat secara keseluruhan, yang akan diselenggarakan pekan depan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya