Berita

Nusantara

Peringati HTN, Warga Jakarta Minta Pemprov Tunaikan Janji

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 23:57 WIB | LAPORAN:

. Memperingati Hari Tani Nasional (HTN), Senin (24/9), puluhan ahli waris Toton Cs mendatangi kantor Komnas HAM, untuk meminta bantuan penyelesaian ganti rugi lahan yang terletak di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, yang dibiarkan terbengkalai oleh Pemprov DKI Jakarta.

Kuasa hukum ahli waris, Muhammad Iksan mengatakan, sampai saat ini warga belum mendapatkan haknya sejak tahun 1972 lalu.

"Sejak 1972, ahli waris dalam hal ini Toton Cs tidak dibayarkan oleh Metropolitan Kencana. Saat itu Pak Sudwikatmono dari Metropolitan Kencana, yang berangsur-angsur berubah ke Ibu Murdaya. Padahal saat tahun 2004 kasasinya sudah ditolak, di PTUN juga ditolak," ujar Iksan di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Senin (24/9).


Selain itu, dia mengungkapkan persoalan tersebut juga sudah melalui beberapa tahapan. Dan, memang sudah seharusnya untuk segera dibayarkan.

Adapun sesuai dengan SK gubernur dan lainnya harus dibayarkan kepada para ahli waris. Namun, tidak dibayarkan sampai saat ini.

"Maka dari itu, tanahnya itu 97.344 M2 di Padang Golf di Pondok Indah. Bahkan ahli waris pada saat itu sudah ada pagar, diminta untuk dibuka, sudah dibuka, tapi tidak juga dibayarkan berdasarkan SK Gubernur DKI zaman Suryadi Sudirdja," tambah Iksan.

Pihaknya berharap, Pemprov DKI melalui Gubernur Anies Baswedan yang cinta dengan masyarakat pribumi agar dapat memperhatikan hak-hak para ahli waris.

"Makanya kami ke Komnas HAM dalam rangka minta perlindungan kepada negeri ini, agar hak-hak para ahli waris ini dibayarkan, yang sampai saat ini belum dibayarkan sejak tahun 1972 kasus ini berlangsung," tutup Iksan. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya