Berita

Nusantara

Bang Yos Minta Suporter Persib Dan Persija Duduk Bersama

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 13:37 WIB | LAPORAN:

Kematian Haringga Sirilla seharusnya membuat pihak Persib Bandung dan Persija Jakarta duduk bersama menyelesaikan masalah suporter.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan, rivalitas antara suporter Persib dan Persija sudah lama terjadi dan seolah-olah dibiarkan begitu saja sehingga jatuhnya korban jiwa terus terulang.

"Rivalitas Persija dan Persib itu kan sudah begitu lama. Di satu sisi zaman saya masih cuma klecek-klecekan saja gitu. Saat turun jadi gubernur, saya perhatikan terus makin memuncak muncak, saling melempar batu segala macam, rusak kendaraan," jelas Bang Yos, sapaan akrabnya saat dihubungi wartawan, Senin (24/9).


Menurutnya, pemerintah yang tahu betul persoalan sudah mengakar rumput itu seharusnya menjalankan langkah nyata, salah satunya mempertemukan kedua kelompok suporter untuk membahas masalah. Agar setiap pertandingan dilaksanakan tidak ada aksi saling balas dendam.

"Anies (gubernur DKI) maupun Ridwan Kamil (gubernur Jabar) harus menyikapi bertemu dengan semua pengurus Persija-Persib. Seluruh Jakmania dan Bobotoh mewakili harus dilakukan konsoliasi maka akan Saling membalas," papar Bang Yos.

Pertemuan kelompok suporter Persija dan Persib pernah dilaksanakan saat Bang Yos memimpin ibu kota. Namun belum sampai selesai tahapnya, sehingga masih harus dilanjutkan kembali.

Dia menambahkan, dengan melakukan pertemuan secara intensif diharapkan mampu menyelesaikan persoalan sampai ke akar rumput.

"Itu kan sudah indikasi ke arah tidak baik, dan saat itu sudah tidak jadi gubernur tapi saya tetap berusaha mendamaikan mereka. Saya ketemu Gubernur Pak Aher menyambut baik, begitu juga wali Kota Bandung. Mereka sepakat tapi masih tertunda-tunda sampai belum terlaksana," demikian Bang Yos. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya