Berita

Bus Damri/RMOLJabar

Nusantara

5 Bus Damri Kini Layani Rute Sukabumi - Bandara Soetta

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 11:10 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Akses warga Sukabumi, Jawa Barat, yang ingin menuju Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Banten, kini lebih mudah. Perum Damri kini menyediakan 5 unit bus dengan jadwal keberangkatan tiap dua jam sekali.

Peluncuran  bus damri rute  Sukabumi-Bandara Soekarno Hatta dilakukan di Halaman Parkir Kantor Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Senin (24/9). Bus tersebut  akan melayani lima kali keberangkatan dari mulai pukul 00.00 WIB hingga 08.00 WIB.

“Setiap dua jam sekali kita melayani keberangkatan. Begitu juga keberangkatan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Sukabumi dari mulai pukul 08.00 sampai 19.00 WIB," terang Direktur Keuangan Perum Damri Sri Purwanto seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar.


Penumpang dikenakan tarif Rp100 ribu per orang.  Sri menyebut, ongkos tersebut jauh lebih murah dibanding dengan menggunakan armada lainnya. “Tarifnya jauh lebih murah dibanding armada lainnya. Apalagi dengan fasilitas yang lengkap serta nyaman," ujar dia.

Sri berharap layanan Bus Damri rute Sukabumi-Bandara Soetta dapat mengurangi kemacetan. Pasalnya, para pengguna kendaraan pribadi bisa beralih ke bus dengan fasilitas eksekutif. "Selain murah dan mudah, lalulintas pun tidak akan terlalu macet," ungkapnya.

Bagi masyarakat Sukabumi yang akan menggunakan layanan bus tersebut bisa datang ke pool Damri yang terletak di Jalan Ahmad Sanusi. Saat ini pembayarannya masih secara tunai. “Mungkin ke depan akan pakai sistem non tunai. Kursi busnya sendiri ada 40 seat," terangnya.

Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi juga menanggapi positif keberadaan bus bandara ini. Ia berharap layanan bus damri tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Sukabumi yang akan berangkat ke Bandara Soetta.

"Ini akan bermanfaat dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan berpergian khususnya ke bandara," pungkasnya. [yls]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya