Berita

Pelantikan Kepala Daerah/RMOL Jateng

Nusantara

Lantik Empat Kepala Daerah, Ini Pesan Ganjar

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 10:54 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah pesan pada upacara pelantikan empat kepala daerah di wilayahnya. Ganjar meminta para kepala daerah yang baru memperhatikan isu lingkungan yang kini tengah menjadi sorotan.

“Jateng diidolakan untuk investasi, saya minta bapak itu tolong siapkan, tapi tolong aspek lingkungan diperhatikan. Karena aspek lingkungan jadi nomor satu," ujar Ganjar dalam upacara pelantikan yang berlangsung di gedung Grhadika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJateng, Senin (24/9).

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah jabatannya adalah  Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, Achmad Husein dan Sadewo Tri Lastiono, Bupati dan Wakil Bupati Temanggung, M Al Khadziq dan Heri Ibnu Wibowo, Bupati dan Wakil Bupati Kudus M Tamzil dan Hartopo serta Wakil Walikota Tegal Nursholeh yang dilantik menjadi Walikota Tegal sisa masa jabatan tahun 2014-2019.


Acara itu juga disertai, pelantikan Ketua TP-PKK dan Dekranasda Kabupaten Banyumas, Temanggung, Kudus serta Pelantikan TP-PKK dan Dekranasda Kota Tegal Sisa Masa Jabatan 2014-2019.

Ganjar mengatakan, isu pokok yang muncul saat ini adalah lingkungan. Saat ini lingkungan di Jateng tengah mengalami degradasi.

Gubernur Jateng itu menyinggung kebakaran hutan Gunung Sindoro dan Sumbing. Untuk merehabilitasinya, butuh waktu yang lama. “Air juga jadi persoalan, hingga sampah luar biasa,” ujar dia.

Ganjar menyebut, politik air perlu diperhatikan. Setelah melalui pehitungan, ternyata Jateng mengalami kekurangan sumber air baku. Solusinya adalah air tanah yang tidak boleh rusak.

Dalam pesan lainnya, Ganjar  juga meminta agar gerakan masyarakat sehat atau Germas sebagai upaya politik kesehatan terus ditingkatkan. [yls]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya