Berita

Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Lebih Baik Tidak Ada Liga Sepakbola Jika Harus Korbankan Nyawa Manusia

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 00:51 WIB | LAPORAN:

. Duka kembali menyelimuti dunia persepakbolaan Indonesia. Kali ini salah seorang supporter Persija Jakarta bernama Haringga Sirilla meninggal dunia saat laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Laga lanjutan liga Gojek Traveloka yang mempertemukan maung Bandung Persib dengan macan Kemayoran Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, Minggu sore (23/9) harus berakhir tragis.

Pasalnya, Haringga seorang suporter asal Cengkareng harus meninggal setelah dirinya dipukuli oleh oknum Bobotoh (suporter Persib) di luar stadion.


Tidak mempunyai kawan, Haringga pun menjadi bulan-bulanan para suporter yang ada di sekitar. Bukannya malah melerai, mereka yang ada sesekali memukul Haringga yang sudah jatuh tidak berdaya dan bersimbah darah.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh. Lewat akun media sosial Facebook, mantan walikota Bandung itu meminta maaf kepada pihak keluarga.

"Saya sangat berduka cita atas meninggalnya suporter Persija atas nama Haringga Sirilla, warga Cengkareng tadi siang. Sangat kecewa dan menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh yang menodai kemenangan tim Persib yang didapat dengan susah payah," ujarnya.

"Bagaimanapun, dalam situasi seperti ini, secara kemanusiann, saya pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan-rekan TheJak Persija," sambung Ridwan Kamil.

Dia sudah meminta kepolisian untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya kepada oknum biadab yang terlibat.

"Lima tersangka sudah ditangkap Polrestabes Bandung. Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran untuk kita semua untuk tidak melakukan fanatisme berlebihan," terang Ridwan Kamil.

Di akhir postingannya, Ridwan Kamil menegaskan, lebih baik tidak ada liga sepakbola kalau harus mengorbankan nyawa manusia.

"Bagi saya lebih baik tidak ada liga sepakbola jika harus mengorbankan nyawa manusia. Hapunten," tutupnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya