Berita

Foto/Net

Nusantara

Persiapan Pesparani Nasional I Capai 95 Persen

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 22:29 WIB | LAPORAN:

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Nasional I di Maluku segera digelar. Saat ini, persiapan pelaksanaan acara tersebut telah mencapai 95 persen.

"Untuk kegiatan Pesparani I panitia penyelenggara mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 20 miliar dan pemerintah daerah sebesar Rp 20 miliar. Namun bantuan tersebut belum diterima hingga saat ini," ungkap Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), Adrianus Meliala, Sabtu (22/9).

Adrianus mengatakan, pesta paduan suara umat Katolik yang terbagi dalam 12 kegiatan lomba ini diikuti 8.500 peserta dari 34 provinsi. Direncanakan, acara akan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo tanggal 27 Oktobet 2018 dan berlangsung hingga tanggal 2 November.


Sementara itu, Ketua KWI Mgr I. Suharyo Pesparani mengatakan, acara tersebut merupakan ajang pertemuan umat Katolik secara nasional yang mencerminkan Gereja Katolik di Indonesia yang diwarnai keterlibatan kaum awam di dalamnya.

Menurut Mgr Suharyo, kegiatan tersebut juga untuk meningkatkan kualitas hidup antara agama di Indonesia karena kepanitiaan terdiri dari umat berbagai agama.

"Saya merasa ini adalah kekhasan di Indonesia. Saya tidak pernah melihat panitia di Vatican dan di negara Eropa yang panitianya lintas agama," ujar Mgr Suharyo.

Ditambahkan, Pesparani tidak akan terjadi apabila tidak ada dukungan dari pemerintah khususnya Dirjen bimas Katolik dan lembaga gereja. Hal itu menunjukkan Gereja Katolik di Indonesia dapat berjalan seiring dengan pemerintah.

"Saya sangat senang ketika istilah yang dipakai bukan perlombaan tapi pesta. Karena itu adalah ungkapan khas dari iman, merayakan iman kita lewat pesta paduan suara. Dan melihat orang lain sebagai saudara," pungkas Mgr Suharyo. [lov]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya