Berita

Nusantara

Anies Ogah Tanggapi Spanduk Berisi Penolakan Cawagub Dari PKS

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 15:18 WIB | LAPORAN:

. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak tertarik menanggapi spanduk bertuliskan "Tolak Calon Wakil Gubernur dari PKS" yang terpasang di Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat.

Anies pun mengaku tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

"Enggak tahu itu siapa yang bikin. Saya juga enggak ada tanggapan khusus terkait isinya," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (21/9).


Hingga kini belum diketahui siapa yang membuat spanduk tersebut. Tapi, di bawah spanduk tersebut tertulis, Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad).

Meski begitu, Anies mengatakan pemasangan spanduk ini tidak bisa dilarang karena termasuk hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasinya. Bahkan, UUD telah mengatur hal ini.

"Namanya warga, UUD mengatur kekebasan berserikat, berkumpul, berpendapat, jadi silahkan dukung, silahkan tidak setuju, boleh saja itu kebebasan," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Anies masig menunggu proses pengajuan nama wagub ke DPRD dari kedua partai pengusung yakni Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

PKS disebut-sebut mengusulkan Ahmad Syaikhu dan Yulianto, sementara Gerindra khususnya Gerindra DKI menjagokan M. Taufik. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya