Berita

Aksi HMI/RMOLBengkulu

Nusantara

PB HMI Pertanyakan Hasil Visum Polda Bengkulu

JUMAT, 21 SEPTEMBER 2018 | 11:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Perlakuan oknum Kepolisian yang represif menangani unjukrasa mahasiswa kader HMI di Bengkulu masih menimbulkan sejumlah pertanyaan.

Ketua Bidang Politik PB HMI Abdul Azis mempertanyakan keterbukaan pihak Kepolisian dalam penanganan kasus terlukanya kader HMI saat aksi demo.

Azis menegaskan, sampai saat ini belum memberikan keterangan resmi soal dugaan tertembaknya salah satu kader HMI Bengkulu saat melakukan aksi di depan DPRD Bengkulu.


Aziz menjelaskan, kendati kader HMI yang diduga terkena tembakan itu telah menjalani operasi namun Polda Bengkulu belum mengeluarkan keterangan hasil visum penyebab luka itu.

“Penjelasan dari orang tua korban semua belum ada kejelasan mas, dan orang tua korban mulai binggung dan bertanya-tanya,” kata Aziz saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/9).

Saat ini, kata Aziz, pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti kekerasan aparat kepada mahasiswa, khususnya kepada kader HMI Ahmad Deka yang tertembak di bagian kaki.

"Saat ini kita sedang menguatkan bukti-bukti," ujarnya.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Mabes Polri belum bisa menyampaikan informasi bentrok  tersebut lantaran masih diselidiki internal oleh Polda Bengkulu.

“Ini kan masih ditangani oleh Polda Bengkulu dulu. Saya nunggu konfirmasi dari Polda Bengkulu dulu, kita belum bisa menilai,” kata Dedi di Mabes Polri. [jto]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya