Berita

M. Taufik/Net

Nusantara

Mau Dampingi Anies, M. Taufik Diminta Introspeksi Diri

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 07:20 WIB | LAPORAN:

Masalah etika harus dikedepankan dalam sebuah proses politik, termasuk rekam jejak masa lalu seseorang.

Begitu kata pengamat politik dari Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menanggapi nama kandidat wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Saat ini, pengganti Sandi mengerucut ketiga nama, yaitu mantan calon wakil gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta, Agung Yulianto, dan Ketua Gerindra DKI Jakarta M.Taufik.


Melihat daftar tersebut, Pangi menilai bahwa M. Taufik seharusnya introspeksi diri dan mundur dari pencalonan.

Ini lantaran wakil ketua DPRD DKI Jakarta itu pernah tersandung kasus hukum. Taufik merupakan mantan narapidana korupsi yang pernah mendekam di penjara selama 18 bulan pada tahun 2004 lalu.

"Jadi begini, saya pikir Taufik harus ngaca. Harus ada etika dalam politik. Apalagi beliau pernah jadi mantan terpidana,“ kata Pangi saat dihubungi wartawan, Rabu (19/9) malam.

Menurutnya, pendamping Anies Baswedan harus memiliki integritas, salah satunya bersih dari segala kasus korupsi. Atas dasar itu, dia menilai Ahmad Syaikhu lebih baik ketimbang M.Taufik dalam mendampingi Anies.

"Wagub harus berintegritas. Ahmad Syaikhu sosok yang saling melengkapi Anies. Sosok Syaikhu tepat mengantikan posisi Sandi ketimbang Taufik," tutupnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya