Berita

Nusantara

Dua Penambang Timah Di Bangka Tertimbun Tanah

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 | 02:30 WIB

Penambangan ilegal di kawasan hutan di Belinyu, Kabupaten Bangka menelan korban pada Selasa lalu (18/9).    

Dua pekerja dikabarkan tertimbun hidup-hidup di dalam lubang camui atau galian timah ‎milik warga bernama Pendi, pendatang asal Palembang.

Mirisnya, lokasi yang ditambang Pendi masuk ke dalam Kawasan Hutan Produksi ‎Parit 19 Belinyu.


Salah satu warga bernama Ei membenarkan insiden yang menyebabkan dua penambang tertimbun hidup-hidup di dalam lobang dengan kedalaman hingga belasan meter.

"Kejadiannya terjadi tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB di lokasi tambang milik Pendi alias Aliung warga Sincong," jelasnya seperti diberitakan RMOLBabel, Rabu (19/9).

Menurut Ei, lokasi yang digarap Pendi‎ berada di Parit 19 Belinyu yang mana masuk ke dalam kawasan hutan produksi.

"Dua orang anak buahnya tertimbun tanah dan masih dalam pencarian. Dalam kejadian ini satu orang selamat dan mengalami patah kaki," katanya.

Namun Ei tidak mengetahui secara pasti bagaimana kronologis kejadian.

Salah satu dari dua orang pekerja yang tertimbun berhasil ditemukan Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB.

Sayangnya, Kapolsek Belinyu AKP Teguh saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban atas kecelakaan tambang yang diduga beroperasi di Kawasan Hutan Produksi Parit 19. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya