Berita

Bantuan korban gempa Lombok/Net

Nusantara

Tagana PB PMII Pastikan Bantuan Korban Gempa Lombok Lancar

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 | 00:50 WIB | LAPORAN:

Tagana Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) berada di Lombok sejak 14 September lalu.

Keberadaan Tagana PB PMII di Lombok untuk menyalurkan bantuan dan membantu para korban gempa.

Memastikan hal tersebut berjalan lancar Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang bersama Sekjen PB PMII Sabolah Al Kalamby mengunjungi Lombok, Selasa (18/9).


"Kami datang untuk melihat situasi terkini, sekaligus bersilaturrahim dengan saudara-saudara kami di Lombok," kata Agus.

Selama berada di Lombok, ketum dan sekjen didampingi Tagana PB PMII mengunjungi beberapa titik yang terkena gempa di Lombok Timur. Di sejumlah titik tersebut, mereka berdialog dengan korban sekaligus menyalurkan bantuan.

"Bantuan yang kami salurkan hari ini sudah sesuai dengan kebutuhan korban. Karena kami sebelumnya sudah menanyakan ke korban terkait apa saja yang menjadi kebutuhan mereka," ujar Agus.

Dia menerangkan, total bantuan yang dikumpulkan oleh PMII sebesar Rp 716 juta. “Bantuan ini harus dipastikan terdistribusikan secara efektif dan bermanfaat bagi masyarakat di Lombok" terangnya.

Sementara itu, Sekjend PB PMII Sabolah Al Kalamby mengungkapkan bentuk bantuan yang disalurkan PB PMII yakni sembako, terpal, kelambu, serta berbagai macam obat-obatan.

Tidak ketinggalan, air bersih juga ikut disalurkan PB PMII. Bantuan air bersih ini disalurkan PB PMII ke Sembalun, wilayah yang terletak di lereng Gunung Rinjani.

Wilayah tersebut menjadi salah satu titik terparah. Sebab, gempa di Sembalun juga mengakibatkan terjadinya longsor.

"Semoga apa yang kami salurkan ini dapat mengurangi beban saudara-saudara kami. Saya maupun sahabat-sahabat yang lain dari PMII sungguh sangat berharap Lombok kembali pulih seperti dulu lagi," tutup Agus dalam keterangannya. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya