Berita

Susi Pudjiastuti memberi kuliah umum di Universitas Sriwijaya/Ist

Nusantara

Menteri Susi Ingatkan Mahasiswa Tentang Sampah Di Perairan Indonesia

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 | 00:28 WIB | LAPORAN:

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengingatkan mahasiswa Universitas Sriwijaya, Palembang ikut berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayah perairan Indonesia.

Susi menjelaskan pada Oktober nanti, Indonesia akan menjadi tuan rumah acara Our Ocean Conference (OOC) 2018. Sejumlah isu yang dibahas dalam OOC 2018 ini konservasi laut, polusi laut, dampak perubahan iklim, keamanan maritim, dan ekonomi biru (blue economy), serta keterlibatan generasi muda dalam kegiatan pelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.

Menurut Susi partisipasi generasi muda terhadap permasalahan sampah di wilayah perairan Indonesia untuk mewujudkan komitmen Indonesia mengurangi 70 persen sampah dari 20 juta hektar wilayah konservasi laut.


"Jangan sampai sampah di laut kita meningkat. Karena kalau tidak, nanti 2030 akan lebih banyak sampah di laut atau sungai daripada ikannya," ujar Susi saat memberi kuliah umum bertema "Jayakan Perikanan dan Kelautan Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia" di Universitas Sriwijaya, Palembang, Senin lalu.

Susi juga mengingatkan mahasiswa Unsri terkait penurunan produksi perikanan di Palembang, Sumatera Selatan, terutama produksi ikan air tawar di perairan umum yang disebabkan degradasi lingkungan.

Untuk itu jugalah Susi lagi-lagi mengajak mahasiswa Unsri memperbaiki kebersihan dari sampah-sampah di Sungai Musi dengan membuat program pembersihan sampah satu tahun sekali di wilayah perairan. Baik itu perairan darat, maupun laut.

"Kita harus merubah kebiasan untuk menjadikan sungai beranda rumah kita. Sama yang di pinggir laut. Juga harusnya menghadap ke laut. Bukan lagi dapur yang dihadapkan ke sungai, buang sampah ya di dapur," ujar Susi. [nes]


Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya