Berita

Brett Kavanaugh/Net

Dunia

Senat AS Undang Calon Hakim Agung Dan Korban Kekerasan Seksualnya

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 06:50 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Komisi Yudisial di Senat Amerika Serikat (AS) memutuskan menunda pemungutan suara untuk mengesahkan pencalonan Brett Kavanaugh sebagai calon Hakim Agung yang sedianya digelar Kamis (20/9).

Keputusan itu diambil setelah melalui proses perdebatan yang panjang tentang perlu atau tidaknya penundaan tersebut.

Komisi Yudisial Senat memutuskan untuk mengundang Kavanaugh beserta korban kekerasan seksualnya Christine Blasey Ford untuk bersama-sama memberikan kesaksian di bawah sumpah pada hari Senin mendatang (23/9).


Penundaan pengambilan suara untuk mengkonfirmasi pencalonan Kavanaugh sebagai Hakim Agung memang terus didesak oleh Partai Demokrat.

Kavanaugh adalah pilihan Presiden AS Donal Trump untuk menggantikan Hakim Anthony Kennedy.

Kavanaugh memang sangat ditentang oleh sebagian anggota Demokrat karena pandangannya yang konservatif, seperti isu aborsi.

Dalam perjalanan waktu, ada seorang perempuan mengklaim bahwa ia merupakan korban kekerasan seksual Kavanaugh semasa sekolah. Perempuan itu adalah Christine Blasey Ford.

Christine Blasey Ford mengatakan kepada harian Washington Post, Kavanaugh telah menjepit dirinya ke tempat tidur dan mencoba menanggalkan pakaiannya ketika mereka berdua masih remaja.

Ford pertama kali mendekati anggota parlemen dari Partai Demokrat pada bulan Juli, tak lama setelah Presiden Trump mengumumkan bahwa Kavanaugh adalah calon hakim MA.

Ford lantas mengirim surat kepada anggota Kongres, Anna Eshoo, Senator Dianne Feinstein, yang merupakan anggota senior Komite Yudisial di Senat.

Kavanaugh membantah tuduhan itu ketika pertama kali muncul pada pekan lalu.

Dan sebelum Komisi Yudisial di Senat mengumumkan bahwa mereka memutuskan untuk menunda pemungutan suara karena akan mengundang Kavanaugh dan Ford bersaksi di bawah sumpah pada Senin mendatang, Kavanaugh datang ke Gedung Putih pada Senin siang (17/9). [ian]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Nyepi di Tengah Ramadan Perkuat Persaudaraan Lintas Iman

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:01

Bedah Trailer 'Spider-Man: Brand New Day', Mengungkap Daftar Pemain dan Kandidat Musuh Utama

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:49

Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Naik Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:47

Kepadatan Tol Jakarta-Cikampek Berlanjut hingga Pagi

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:20

TNI Disarankan Ambil Alih Penanganan Kasus Andrie Yunus dari Kepolisian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:14

Inspirasi Ucapan Hari Raya Nyepi 2026 yang Penuh Kedamaian

Kamis, 19 Maret 2026 | 09:12

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:47

Dampak Perang Iran, Bank Sentral UEA Gelontorkan Paket Penopang Likuiditas

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:46

Dugaan Perintah Atasan di Balik Teror Aktivis Harus Diungkap

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:25

Mudik Lebaran Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 19 Maret 2026 | 08:08

Selengkapnya