Berita

Dunia

Korsel-Korut Resmikan Kantor Penghubung Di Perbatasan Kaesong

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 14:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan dan Korea Utara meluncurkan kantor penghubung gabungan di perbatasan Kaesong pada Jumat (14/9).

Kantor ini dibangun untuk mengamankan platform komunikasi siang-malam yang diharapkan dapat membantu mendorong pertukaran lintas batas dan mengurangi ketegangan antara dua negaratetangga itu.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang dicapai oleh para pemimpin kedua Korea dalam KTT April kemarin. Mereka sepakat untuk menjalankan kantor tersebut dengan harapan bahwa kantor akan berfungsi sebagai saluran komunikasi untuk membantu memfasilitasi kerjasama antar-Korea di berbagai bidang.


"Kantor penghubung gabungan antar Korea adalah saluran untuk komunikasi sepanjang waktu di era baru perdamaian," kata Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung-gyon dalam pidato ucapan selamat.

"Mulai hari ini, Korea Selatan dan Utara dapat melakukan konsultasi langsung 24 jam sehari dan 365 hari setahun atas isu-isu yang berkaitan dengan kemajuan hubungan antar-Korea, perdamaian dan kemakmuran di Semenanjung Korea," tambahnya seperti dimuat Yonhap.

Korea Selatan akan menempatkan sekitar 20 pejabat di sana, sementara Korea Utara akan mengerahkan 15-20 pejabat ke kantor itu. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya