Berita

Dunia

Trump Sahkan Penjualan Pesawat Pengintai Baru Ke AS

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 12:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump dikabarkan telah mengesahkan penjualan sekitar 2.6 milyar dolar AS rudal dan pesawat pengintai ke Korea Selatan.

Berdasarkan kesepakatan itu, Amerika Serikat akan menjual enam pesawat patroli P-8A Poseidon ke Korea Selatan dengan perkiraan biaya 2,1 miliar dolar AS dan 64 rudal Patriot Advanced Capability senilai sekitar 501 juta dolar AS.

"Penjualan yang diusulkan akan mendukung kebijakan luar negeri AS dan tujuan keamanan nasional dengan meningkatkan kemampuan angkatan laut Korea untuk memberikan pertahanan nasional dan secara signifikan berkontribusi pada operasi koalisi," begitu keterangan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat jelang akhir pekan ini.


Jika disetujui oleh Kongres, kesepakatan itu akan memungkinkan Seoul untuk menggantikan armada tua pesawat pengintai P-3 buatan Amerika Serikat yang telah digunakan selama 25 tahun dengan pesawat maritim, patroli dan pengintaian terbaru yang dibuat oleh negeri Paman Sam.

"Penjualan yang diusulkan akan memungkinkan Korea Selatan untuk memodernisasi dan mempertahankan kemampuannya selama 30 tahun ke depan," sambungnya seperti dimuat Press TV.

Selain operasi pengawasan, pesawat Poseidon juga dikabarkan mampu mendeteksi kapal selam dan menembakkan berbagai torpedo untuk memburu mereka.

Bukan hanya itu, Korea Selatan juga akan menerima radio taktis, navigasi dan sensor peringatan rudal awal untuk pesawat sebagai bagian dari kesepakatan. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Iran Tak Terima Dituding Langgar Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21

Riak Penolakan Jokowi di Lampung, Baliho Sambutan Raib

Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:01

Ramai di Medsos, Purbaya Respons Pajak Pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:59

Ajukan Kasasi, Kerry Riza Anggap Putusan PT DKI Janggal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:46

Harga Minyak Anjlok ke Level 71 Dolar AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:39

bank bjb Perluas Kolaborasi dengan Whuush Ojol, Kadin Jabar dan MUJ

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:38

AS Serang Target Militer Iran, Balas Serangan Drone terhadap Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:21

Emas Antam Naik Usai Mandek Dua Hari Beruntun

Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:09

Trump Sebut Iran Lakukan Pelanggaran Bodoh Terkait Pelanggaran Gencatan Senjata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:51

Emas Rebound 1,3 Persen usai Data Inflasi AS

Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:33

Selengkapnya