Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Bersiap Bekukan Proyek Baru Pemerintah

SABTU, 15 SEPTEMBER 2018 | 11:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki bersiap untuk membekukan proyek-proyek investasi pemerintah baru yang saat ini masih berlangsung. Hal itu ditegaskan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (14/9).

Dia menekankan bahwa langkah ini diambil untuk mengendalikan pengeluaran dan membendung inflasi dua digit yang terjadi setelah pembangunan konstruksi 15 tahun yang didorong oleh utang.

"Kami tidak mempertimbangkan investasi baru sekarang," kata Erdogan dalam pidatonya seperti dimuat Reuters.

Pembekuan proyek investasi oleh Erdogan itu memiliki makna bahwa pemeirntah bisa menangguhkan sejumlah proyek pembangunan jembatan, pelabuhan serta proyek kereta api besar.
Pembekuan proyek investasi oleh Erdogan itu memiliki makna bahwa pemeirntah bisa menangguhkan sejumlah proyek pembangunan jembatan, pelabuhan serta proyek kereta api besar.

Banyak dari proyek-proyek tersebut yang saat ini sudah lebih dari 70 persen pembangunan dan akan segera rampung.

Meski begitu, Erdogan menekankan bahwa pihaknya tetap melakukan peninjauan mendalam.

"Semua kementerian kami akan meninjau saham investasi yang mereka miliki dan akan melakukan pekerjaan mereka dengan memprioritaskan," tutupnya. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Saham BMW Menguat di Tengah Kerja Sama Qualcomm

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:21

1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol Ditangguhkan, Begini Cara Cek Penerima Agustus 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:24

Karhutla Kerap Terjadi di Lokasi Sama, Kemenhut Diminta Perkuat Mitigasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:17

Emas Antam Terbang Rp40.000, Dekati Harga Rp2,7 Juta per Gram

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:08

Tailan Perketat Aturan Senjata Usai Penembakan Sekolah Tewaskan 8 Orang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:53

Lewat AI Innovator University, UNSIA Janji Hadirkan Pendidikan Merata di Indonesia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:43

Laporan FAO: Konflik Teluk hingga El Nino Pemicu Lonjakan Harga Pangan Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:26

DPR Dukung Kepala BGN Tindak Lanjuti Temuan 6 Juta Data Ganda Penerima MBG

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:17

Sinopsis Film Thriller Terbaru The Last House di Netflix

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:09

Komisi III DPR Minta Polisi Transparan Usut Temuan 995 Senpi di Sekolah Pondok Pinang

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:01

Selengkapnya