Berita

Putin dan Abe/Reuters

Dunia

Jepang-Rusia Selangkah Menuju Perjanjian Damai Soal Sengketa Pulau

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 13:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kembali menekankan sikap Jepang terkait perselisihan atas pulau yang disita oleh pasukan Rusia di hari-hari terakhir Perang Dunia II. Abe menekankan bahwa masalah sengketa pulau itu harus diselesaikan melalui perjanjian damai resmi.

Pernyataan itu dikeluarkan Abe setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan di sebuah forum ekonomi regional di Vladivostok bahwa Rusia dan jepang harus menandatangani perjanjian damai mengenai sengketa pulau-pulau tersebut tanpa prasyarat.

“Kita perlu membaca sinyal dari berbagai komentar yang dibuat Presiden Putin. Benar bahwa dia mengusulkan untuk bekerja dengan baik pada perjanjian damai. Tentu saja, sikap Jepang adalah untuk menyelesaikan sengketa teritorial dan kemudian menyimpulkan perjanjian damai,” kata Abe dalam debat di televisi pekan ini (Kamis, 13/9).


“Saya mengatakannya sebelum dan sesudah komentar (dari Presiden Putin), dan Presiden Putin telah memberikan jawaban. Tetapi saya tidak dapat membicarakannya karena kami berada di tengah negosiasi. Apa yang dapat saya katakan adalah bahwa saya yakin pertemuan puncak pada bulan November atau Desember akan menjadi pertemuan yang penting,” tambah Abe seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya