Berita

Lira/BBC

Dunia

Turki Naikkan Suku Bunga Menjadi 24 Persen

JUMAT, 14 SEPTEMBER 2018 | 06:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bank sentral Turki menaikkan suku bunga menjadi 24 persen pada hari Kamis (13/9). Langkah ini diambil sebagai bentuk upaya terbaru Turki dalam meningkatkan nilai mata uang lira.

Ini adalah kenaikan suku bungan terbesar yang pernah dilakukan dalam pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Kenaikan 6,25 poin persentase besar dan kuat adalah upaya terbaru bank sentral Turki untuk membendung keruntuhan mata uang.


Lira diketahui turun 38 persen terhadap dolar tahun ini, meskipun ada kenaikan tipis pada Kamis kemarin (13/9).

Dikabarkan BBC, kenaikan suku bunga itu tetap terjadi meski sehari sebelumnya Erdogan lantang menolak kenaikan suku bunga.

Erdogan diketahui berulang kali menyalahkan bank sentral atas inflasi tinggi yang terjdi dan mencapai hampir 18 persen pada bulan lalu. Ini adalah level tertinggi sejak tahun 2003 lalu.

Namun, pertikaian diplomatik dengan Amerika Serikat dan kekhawatiran tentang pengaruh presiden pada kebijakan moneter telah mengikis kepercayaan investor di Turki dalam beberapa bulan terakhir. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya