Berita

Saca/Reuters

Dunia

Mantan Presiden El Salvador Dibui 10 Tahun

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 | 09:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan El Salvador menghukum mantan Presiden Antonio Saca selama 10 tahun penjara pada hari Rabu (12/9). Dia mengaku bersalah atas penggelapan dan pencucian uang yang melibatkan lebih dari 300 juta dolar AS dana publik.

Saca yang berusia 53 tahun itu mengaku bersalah atas dakwaan bulan lalu. Pengacaranya mengatakan bahwa dia mengaku bersalah dengan imbalan pengurangan hukuman penjara.

Selama persidangan, jaksa penuntut mengatakan Saca telah mengambil dana publik untuk dirinya dan orang lain, termasuk mengambil lebih dari 7 juta dolar AS untuk mantan partainya, Aliansi Nasionalis sayap kanan (ARENA).


Dia dijatuhi hukuman lima tahun hukuman penjara untuk kasus pencucian uang dan lima tahun penjara untuk kasus penggelapan. Bukan hanya itu, dia juga harus mengembalikan 260 juta dolar AS kepada negara.

Bukan hanya itu, seperti dimuat Reuters, pengadilan El Salvadot juga menghukum enam mantan pejabat lainnya dari bekas pemerintahan Saca menjadi antara tiga hingga 16 tahun penjara karena berpartisipasi dalam jaringan korupsi.

Saca, yang memerintah El Salvador antara 2004 dan 2009, ditahan pada Oktober 2016 saat pernikahan putranya. [mel]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya