Berita

Donald Trump/Net

Dunia

Trump Meradang 'Diserang' Di The New York Times

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 | 08:09 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Sebuah artikel opini yang dimuat dalam surat kabar The New York Times (NYT) pada hari Rabu (5/9) membuat geger Gedung Putih. Terutama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang langsung naik pitam membaca artikel opini di NYT tersebut.

Trump menyebut opini itu pengecut (gutless).

Trump mengatakan bahwa pemerintahannya yang terbaik dalam sejarah Amerika dan ini yang membuat banyak pihak tidak menyukai dirinya.


Di dalam kolom opini di NYT itu, seorang pejabat senior dalam kabinet Trump yang dirahasiakan namanya menyerang sisi amoralitas Presiden Trump.

Pejabat nekat ini juga mengecam cara pengambilan keputusan yang dilakukan Trump selama ini yang disebutnya ceroboh.

Opini yang dimuat dalam surat kabar NYT itu disebut sebagai bagian dari gerakan perlawanan (The Resistance) untuk tujuannya memang untuk menjatuhkan Trump.

Pihak NYT menyampaikan pembelaan diri dengan mengatakan bahwa pengungkapan nama pejabat bisa membahayakan pekerjaan bersangkutan. NYT juga mengatakan bahwa penerbitan secara anonim adalah satu-satunya cara untuk menyampaikan perspektif penting kepada pembaca.

Selama ini koran-koran besar di AS hampir tidak pernah menerbitkan berita yang tidak disebutkan nama dari narasumbernya.

Di The New York Times hal semacam inu sebenarnya sangat jarang terjadi dan memang belum pernah terjadi sebelumnya. [wid]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya