Berita

Ruben Dario Molina menjelaskan kondisi Venezuela/RMOL

Dunia

Wamenlu Venezuela: Media Memanipulasi Kondisi Perekonomian Negara Kami

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 03:16 WIB | LAPORAN:

Kondisi yang terjadi di Venezuela tidak seperti pemberitaan media asing yang mengabarkan bahwa negara mengalami keterpurukan.

Demikian yang disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Venezuela Ruben Dario Molina saat menjawab pertanyaan Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) Muhammad Anshor terkait bagaimana kondisi sebenarnya yang terjadi di Venezuela saat dalam diskusi di Kemlu, Selasa (4/9).

Ruben menjelaskan banyak media yang memanipulasi pemberitaan dan menyebarkan kabar kebohongan.


Salah satunya mengenai pemberitaan media yang menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai teroris.

"Mereka (media) menuduh Presiden Maduro merupakan penyelundup narkoba, mereka menuduh Presiden Venezuela mengancam ketua-ketua oposisi Venezuela," ungkapnya.

Ruben menambahkan sejak tahun 2015 ada beberapa pihak yang mulai mengaplikasikan sanksi bilateral, mulai dari Amerika Serikat yang disusul Uni Eropa dengan melakukan hal yang sama.

Hal ini jugalah yang menambah buruk pemberitaan media terkait situasi Venezuela sekarang ini.

"Kami juga sangat sedih melihat ada beberapa negara amerika latin dan karibia yang juga ikut melakukan hal yang sama. Kita diserang dari berbagai oposisi," ujarnya.

Selain itu, ada juga Media yang memberitakan masyarakat Venezuela bermigrasi akibat krisis ekonomi. Hal tersebut telah memprovokasikan masyarakat Venezuela untuk berpindah dari negaranya sendiri.

"Kami sebagai warga Venezuela tidak pernah ada yang berimigrasi, justru malah Venezuela sebagai negara penerima imigran dari negara lain," ungkap Ruben.  

Ruben juga memastikan, kondisi yang terjadi di negaranya tidak seperti pemberitaan yang telah beredar. Saat ini, sambung Ruben, Venezuela terus melakukan perbaikan di sektor ekonomi, mulai dari mengubah sistem mata uang, pembentukan parlemen baru dan mempererat hubungan bilateral dengan negara-negara lain.

Ia juga menyampaikan, saat ini masyarakatnya sangat percaya dengan pemerintahan Presiden Nicolas Maduro. Oleh karena itu pemberitaan sistem perekonomian di Venezuela hiperinflasi tidak terjadi sama sekali.  [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya