Berita

Menteri Basuki/PUPR

Advertorial

Menteri Basuki Suntik Semangat 400 Insinyur Muda PUPR

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 14:26 WIB

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi lokasi pelatihan 400 insinyur muda CPNS PUPR di Kantor Dinas PU Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram, Sabtu (1/9).

Pelatihan yang diberikan mengenai rumah tahan gempa Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) mulai dari konsep pembangunan, penulangan panel-panel, pencetakan, hingga pembangunannya.

Pelatihan dilakukan selama dua hari, dan pada Senin (3/9) para CPNS tahun 2017 tersebut disebar ke berbagai wilayah di NTB sebagai pendamping masyarakat membangun rumah tahan gempa.


"Dengan menggunakan simbol PUPR anda akan dianggap paling ahli. Jangan ragu-ragu dalam melaksanakan tugas, karena anda sebagai pendamping masyarakat harus lebih tahu dari yang didampinginya. Setelah satu bulan bertugas nantinya anda akan menjadi ahli Risha. Ini akan menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk karakter anda," jelas Menteri Basuki.

Para CPNS akan ditugaskan di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram dan wilayah lainnya yang juga terdampak di NTB. Hal itu menindaklanjuti Instruksi Presiden 5/2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di NTB.

"Satu bangunan Risha tidak boleh lebih dua orang dari CPNS PUPR yang mendampingi. Lainnya bertugas dalam membantu bangunan lain. Saya yakin anda bisa laksanakan dengan sebaik baiknya," kata Menteri Basuki.

Dia pun memompa semangat para insinyur muda dengan meneriakan 'siapa kita' yang langsung dijawab dengan teriakan koor 'PUPR' oleh para insinyur muda.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki antara lain Dirjen Cipta Karya Danis H Sumadilaga, Ketua Harian Satuan Tugas Pelaksana Penanggulangan Bencana PUPR A Gani Ghazaly, Kepala BWS Nusa Tenggara I Asdin Julaidy, Kepala BPJN IX Mataram Budiamin, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja. [***/wah]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya