Berita

Korban Gempa Lombok/Net

Nusantara

Konser Kemanusiaan Untuk Korban Gempa Lombok

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 20:45 WIB | LAPORAN:

Bencana yang mengguncang Lombok membuat Korps Alumni HMI (KAHMI) bersimpati. Untuk membantu saudara yang tertimpa musibah, KAHMI membuat  penggalangan dana dengan menggelar Konser Kemanusiaan untuk Lombok.

Presidium KAHMI yang juga Founder KAHMIPreneur, Kamrusammad mengatakan, penggalangan dana tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa yang terjadi di Lombok.

"KAHMI untuk kemanusiaan ini adalah kepedulian kami untuk membantu saudara kita di sana," katanya, Senin [27/8)


Menurutnya, adanya berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia membuat rakyat mengungsi sehingga tidak mendapatkan kehidupan normal.

Sebelumnya, KAHMI juga telah mengirimkan bantuan untuk bencana banjir yang menimpa Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bencana ini menyebabkan 643 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 2.280 jiwa terdampak langsung banjir bandang.

"Hal ini yang membuat kita akhirnya tidak bisa tinggal diam, sehingga harus mengambil sikap yang jelas dan tegas," tuturnya.

Sammad mengatakan, KAHMI untuk kemanusiaan adalah reorientasi arah kebijakan organisasi dari elitis aristoktrat menjadi publik service for humanity. "Sehingga KAHMI itu bukan organisasi biasa," ujarnya.

Apa yang dilakukan untuk Lombok, tambah Sammad, memang sudah masuk dalam program KAHMI untuk Kemanusiaan. Untuk itu, penggalangan dana melalui konser yang bertema Konser Kemanusiaan untuk Lombok, adalah satu bentuk kepedulian alumni HMI yang tergabung dalam KAHMI. Konser ini juga menghadirkan para anggota KAHMI dan diisi oleh artis-artis asal Lombok seperti Dik Doang, Joni Iskandar dan lainnya.

Diharapkan, konser tersebut dapat mengumpulkan dana yang cukup untuk membantu korban gempa di Lombok. "Tidak hanya ini, kami juga akan membantu dengan program lainnya," tukasnya.[lov]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya