Berita

Warga Gunung Malang/Net

Nusantara

5 Ribu Warga Desa Gunung Malang Belum Tersentuh Bantuan

RABU, 22 AGUSTUS 2018 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 5.000 warga Desa Gunung Malang, Lombok Timur, Pringebaya, Lombok Timu, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdampak gempa masih belum menerima bantuan.

Kepala Desa Gunung Malang, Nurlan mengegaskan bahwa bantuan sangat diperlukan warga setempat yang rumahnya rusak bahkan tidak dapat dihuni kembali akibat gempa.

"Kami secara keseluruhan meninggalkan rumah dan membuat tenda-tenda di pengungsian nah sehingga dalam situasi membuat tenda pengungsian, kami sangat membutuhkan bantuan dari terpal, dari logistik juga seperti yang lain-lainnya seperti obat-obataan perlengkapan bayi dan itu kami sangat butuhkan di Gunung Malang," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (22/8).


Nurlan menambahkan, saat ini memang sudah ada bantuan dari pemerintah. Namun, bantuan tersebut belum merata dirasakan oleh seluruh korban.

"Bantuan dari pemerintah sebenarnya tidak ada. Bisa kita katakan tidak ada walaupun ada itu paling 3 dus mie dan 2 biji terpal. Pengungsi kita sudah 5 ribuan gitu, bagaiamana kita bisa mengatur sebagai kepala desa di sini seperti itu," tambah Nurlan.

Oleh sebab itu, Nurlan meminta agar pemerintah fokus memberikan bantuan kepada korban di desa Gunung Malang yang kurang lebih berjumlah 5.000 orang tersebut.

Apalagi, sudah ada beberapa korban yang meninggal dunia karena tidak adanya fasilitas akomodasi dan logistik yang cukup serta tenaga medis yang bersiaga di desa Gunung Malang.

“Masyarakat berharap sekali sebagai pemerintah untuk bisa secepatnya membantu kami terutama tentang tenda-tenda atau terpal atau apa obat-obataan dan tenaga medisnya. Karena masyarakat kami di sini ada yang meninggal karena hal terjadinya gempa-gempa susulan seperti ini," tutup Nurlan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya