Berita

Dua dari empat calon jemaah Haji yang gagal berangkat/Ist

Nusantara

Empat Jamaah Asal Kebumen Gagal Berangkat Ke Tanah Suci

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 22:54 WIB | LAPORAN:

Empat calon jamaah Haji asal Kebumen Jawa Tengah gagal berangkat ke tanah suci.

Sedianya, empat calon jamaah diberangkatkan dari Jakarta melalui Haji Plus pada 17 Agustus 2018.

Empat calon jamaah yang telah mendaftar ke PT Nursa Tours and Travel sejak 2016 ini adalah Muslimah, Tukiyah, Mariana dan Suryatin.


Kabar batalnya keberangkatan diterima saat keempatnya sudah bersiap-siap berangkat ke Jakarta pada Rabu 15 Agustus lalu.

"Tiba-tiba diberitahu melalui telepon untuk menunggu sampai hari Kamis 16 Agustus 2018. Pada Minggu (19/8) diberi pemberitahuan lagi bahwa tidak bisa berangkat," ujar Hafidz Asrori, salah satu kerabat calon jamaah Haji kepada wartawan, Selasa (21/8).

Menurut Hafidz, semua persyaratan calon jamaah Haji sudah dipenuhi, termasuk pelunasan biaya. Namun tetap saja keluarganya gagal berangkat Haji.

kesedihan pun menyelimuti keempat calon jamaah Haji yang gagal berangkat tersebut. Termasuk para kerabat dan keluarga.

Peristiwa ini bukan pertama kali, sebelumnya keempatnya juga dijanjikan berangkat oleh pihak travel namun gagal. Hal ini jugalah yang membuat para calon jamaah Haji menempuh jalur hukum dan melaporkan perusahaan Umrah dan Haji yang berkator di Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur tersebut ke Dirjen Urusan Haji dan Umrah Departemen Agama RI.

Sementara itu, pihak PT Nursa Tours and Travel melalui bagian staf admin Khairil membenarkan tentang adanya empat calon jamaah Haji asal Kebumen yang gagal berangkat.

"Betul, jadi visanya nggak keluar. Begitulah kira-kira," ujar Khairil lewat sambungan telpon, Selasa (21/8).

Pihaknya belum menemukan solusi agar keempat calon jemaah Haji itu bisa berangkat ke tanah suci. Pihaknya beralasan saat ini pimpinan perusahaan Ikbal Sayuti sedang melaksanakan ibadah Haji.

"Mungkin itu diberangkatkan tahun depan barangkali, saya kurang jelas juga karena Pak Ikbal sekarang lagi haji," tutup Khairil. [nes]



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya