Berita

Rusdy Pramana Suryanagara menunjuk barang bukti yang disita anggota Polres Cimahi/RMOLJabar

Nusantara

Polres Cimahi Ringkus Komplotan Pencuri Hewan Ternak, Empat Pelaku Tewas Ditembak

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 22:11 WIB | LAPORAN:

Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi berhasil menangkap komplotan pencuri hewan ternak yang kerap beraksi menggunakan kekerasan.

Empat pelaku ditembak mati lantaran melakukan perlawanan menggunakan senjata api.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara menjelaskan secara total ada delapan pelaku yang ditangkap pada Kamis (16/8) pagi di pintu tol Padalarang.


Lima tersangka di dalam mobil yang diberhentikan berupaya lari menabrak petugas dan melepas tembakan ke mobil petugas.

"Terjadi baku tembak, kami lakukan tindakan tegas dan terukur menembak tersangka karena mereka melawan dengan menembak petugas,"ungkapnya, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (21/8).

Lebih lanjut Rusdy menjelaskan semua pelaku memiliki peran berbeda. Seperti sopir, penadah, mengawasi dan melakukan kekerasan pada korban. Adapun empat pelaku berinisial WWN, AS alias Kacep Alias Uwak, ED alias Sarap dan KND, pemain yang baru pertama kali ditangkap. Sisanya merupakan penjahat kambuhan.

"Semua residivis dan pengakuan mereka melakukan aksi kejahatan setiap hari," paparnya.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Nico N Adiputra menambahkan, pengungkapan komplotan pencuri ternak ini dimulai pada aksi di Jalan terusan Cicukang  Kampung Melayu, Desa Mekar Rahayu, Margaasih, Bandung. Sejak tanggal 10 Agustus 2018 lalu komplotan mulai dibuntuti oleh petugas.

"Begitu kami berhentikan di Gate Tol Padalarang, mereka menabrak palang pintu tol dan menembak kami, pintu dan bemper depan mobil petugas kena tembakan," ujar Nico.

Tak mau ambil resiko, petugas memberikan perlawanan hingga empat orang pelaku tewas di lokasi penangkapan.

Dari satu orang yang masih selamat, polisi melakukan pengembangan yang mengarah pada pelaku lain, yakni SS alias Ninin, RW alias Iwan Toge, AR alias Ecot dan penadah DDN. Mereka ditangkap di Cipatat, Bandung Barat dan Kabupaten Garut.

"Begitu juga dengan pelaku hasil pengembangan, mereka juga melawan dan akan melarikan diri saat akan ditangkap, sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur," ujarnya.

Polisi berhasil menyita berbagai barang bukti diantaranya kendaraan yang digunakan mengangkut hasil jarahan, pistol jenis Bareta dan Makarov tiga pucuk, Gunting Raja dan air soft gun. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya