Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Di Balik Makna Lebaran

SELASA, 21 AGUSTUS 2018 | 21:51 WIB

IED secara bahasa berartikan kembali. Menurut tradisi lokal Ied diartikan lebaran.  

Sebagian orang Jawa menyebut kata 'Lebaran' berasal dari bahasa Jawa yaitu kata "wis bar" yang berarti sudah selesai. "Bar" adalah bentuk pendek dari kata "lebar" dalam bahasa Jawa yang artinya selesai.

Di hari Ied manusia kembali ke kesucian. Ied bisa dikaiatkan sebagai momentum bersih diri. Allah SWT mempersembahkan dua Ied sebagai wahana bagi manusia untuk kembali menjadi hamba sebenarnya. Status tertinggi manusia adalah kehambaan.


Tidak ada yang bisa dipersembahkan oleh manusia saat menghadap kepada Allah SWT Maha Kuasa dan Maha Suci kecuali menjadi seorang hamba. Ketika menghadap Allah SWT, manusia dituntut mempersembahkan sesuatu yang tidak dimiliki Allah SWT. Persembahan menjadi istimewa ketika penerima persembahan tak memilikinya.

Hanya status kehambaan yang tak dimiliki Tuhan. Karena itu, Allah SWT menghargai persembahan manusia yang menghamba dan merendah di hadapan Yang Maha Besar.

Alhamdulillah, Allah SWT menghadiahkan dua momentum besar kepada ummat manusia untuk dijadikan sebagai pijakan menghamba. Dua momentum merupakan hasil jamuan-Nya.

Yang satu adalah hasil jamuan waktu, dan yang satunya adalah jamuan tempat. Jamuan waktu adalah bulan Ramadhan yang kemudian mempersembahkan Iedul Fitri. Adapun jamuan tempat adalah Haji di  tempat suci, Mekkah Al  Mukaromah yang kemudian mempersembahkan Iedul Adha.

Iedul Adha dan Iedul Fitri adalah hasil jamuan ilahi yang terkait waktu dan tempat. Kedua hari Ied itu juga berartikan lebaran, yaitu selesai dari menunaikan puasa bulan Ramadhan yang terkait dengan waktu dan selesai menunaikan ibadah haji yang terkait dengan tempat.

Maha Suci Allah SWT yang menjadikan dua momentum suci, Iedul Fitri dan Iedul Adha. Semoga kita digolongkan manusia yang mengoptimalkan jamuan ilahi dengan menghampa kepada-Nya. Selamat Hari Raya Iedul Adha. [***]

Alireza Alatas
Pembela ulama dan NKRI/ aktivis Silaturahmi Anak Bangsa Nusantara (SILABNA)


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya