Berita

Pasar Kramat Jati/RMOL

Nusantara

Percuma Pasar Sudah Direvitalisasi Ternyata Masih Dagang Di Trotoar

SENIN, 20 AGUSTUS 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN:

. Maraknya pedagang yang menjajakan barang dagangan di luar kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur menimbulkan banyak masalah salah satunya kemacetan. Pasalnya, barang dagangan memakan badan jalan beberapa meter.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarnyanya jangan membiarkan hal tersebut berlangsung lama, apalagi Pasar Kramat Jati baru habis direvitalisasi dengan biaya mencapai Rp 26 miliar.

"Kalau orang berdagang di trotoar atau dibahu jalan itu urusan Pemda. Mereka harus segera menemukan solusi agar pedagang bisa diberikan tempat untuk berdang. Ini kewibawaan Pemprov DKI dipertaruhkan. Percuma kalau pasarnya sudah dibangun ternyata orang masih berdagang di luar," kata Bestari saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/8).


Lebih lanjut, Bestari mengatakan, bila keberadaan para pedagang di bahu jalan didiamkan terus-menerus, maka kelak akan timbul masalah baru, para pedagang akan merasa sudah menempati lama lahan tersebut dan tidak mau ditertibkan.

"Ya harus direlokasi dan jangan melakukan pendiaman, karena ini didiamkan dan sudah permanen maka akan timbul gejolak saat direlokasi nanti," jelas Bestari.

Pada Minggu (19/8) sore, puluhan pedagang berdagang trotoar dan bahu jalan di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Pedagang yang berjualan di atas trotoar didominasi oleh penjual ikan dan kerang laut, serta sayuran. Hal ini membuat macet ruas jalan dan mengakibatkan antrian yang cukup panjang. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya