Berita

Dahlan Iskan/Net

Dahlan Iskan

Superman Itu Tetangganya Sendiri

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 | 05:53 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

MERDEKA!
Dan Turki merdeka juga. Dari krisis moneter yang begitu mencekam.

Merdeka!
Dan Turki berhasil menginjak rem tepat waktu saat roda ekonominya berada di bibir jurang.


Memang posisi rodanya masih tetap di tebing tapi sudah ada superman yang menahannya untuk tidak terjungkal.

Superman itu tetangganya sendiri Emir Syeikh Tamim bin Hamal Al Thani. Pemimpin tertinggi Qatar, negara kecil yang sakunya besar.

Syeikh Tamim datang ke Turki Rabu lalu. Tepat waktu. Setelah bicara-bicara 3,5 jam semuanya beres, Qatar akan meminjami Turki dana besar. Angkanya luar biasa 15 miliar Dolar, hampir Rp 200 triliun.

Begitu mendapat obat penurun panas dari Qatar itu, suhu Lira turun. Mata uang Turki itu langsung menguat. Tiga hari terakhir sudah menguat 17 persen.

Memang belum bisa kembali seperti tahun lalu 1 Dolar 4 Lira tapi kemarin 1 Dolar sudah 5,9 Lira tidak lagi 7 Lira. Krisis sudah bisa dihindari.

Betapa bahagia punya tetangga sebaik Qatar, mau membantu dengan cepat dengan dana besar. Bahkan sang Emir yang datang sendiri ke Turki.

Tetangga mulia macam apa Qatar itu. Begitu terharu saya mencermatinya. Mengingatkan saya pada tahun 1997/98 saat kita dilanda krisis moneter yang luar biasa, yang berlarut-larut. Menjadi krisis politik, krisis rasial. Soeharto jatuh, kepercayaan nasional runtuh.

Kalau saja tetangga kita seperti Qatar, kalau saja ada yang mengulurkan tangan, kerusuhan sosial tidak sampai terjadi.

Saya tidak bisa bayangkan betapa nelongsonya Pak Harto saat itu. Minta bantuan ke tetangga kaya hanya dapat nasihat kata-kata. Terpaksa Pak Harto ngemis ke IMF yang menyakitkan itu.

Qatar memang pernah merasakan budi baik Turki. Belum lama ini saat Qatar dikucilkan oleh negara-negara sesama Arab, tetangga yang mengitarinya.

Saat itu Turki mendukung Qatar. Ketika negara-negara Arab melarang kirim barang ke Qatar, Turki turun tangan. Qatar bisa bertahan sampai hari ini di tengah isolasi.

Begitu marahnya pada Qatar, Arab Saudi sampai akan menggali daratannya yang berbatasan dengan Qatar selebar 200 meter sepanjang 200 kilometer menjadi laut pemisah dua negara. Qatar tidak menyerah. Tidak mau tunduk. Boikot Arab Saudi tidak sakti.

Dengan turunnya Superman itu Presiden Erdogan tidak perlu ngemis ke IMF. Martabatnya tidak perlu jatuh. Bahkan Turki tetap bisa mempertahankan ideologi ekonominya anti bunga tinggi yang dianggap sebagai ibu segala setan ekonomi.

Hanya saja Turki menerima saran ini, mengurangi defisit anggaran. Dengan cara mengurangi pengeluaran membatalkan proyek. Tiap departemen diminta berhemat, potong anggaran antara 20 sampai 30 persen.

Memang, pertumbuhan ekonomi Turki akan melambat. Tapi akan bisa lebih berkelanjutan daripada crash. Toh sudah 10 tahun Turki berhasil tumbuh cepat. Sampai pendapatan perkapitanya sangat tinggi 17 ribu USD. Enam kali lipat lebih makmur dari kita.

Amerika masih terus berkoar akan meningkatkan lagi sanksi untuk Turki. Katanya terbukti Turki bukan sahabat baik. Tidak mau membebaskan pastor Andrew Brunson asal Amerika yang kini ditahan di sebuah rumah di Turki.

Tiongkok mungkin akan jadi Superman kedua bagi Turki untuk menambah dana Qatar itu. Ternyata punya tetangga baik itu membahagiakan. Baik dan kaya. Kaya dan baik. [***]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya