Berita

Foto: Dok

Olahraga

Kevin, Owi, Butet Diguyur Bonus Ratusan Juta

KAMIS, 12 JULI 2018 | 09:35 WIB | LAPORAN:

Indonesia berhasil menyabet dua gelar melalui atlet atlet PB Djarum di ajang Blibli Indonesia open 2018.

Di sektor ganda campuran, duet Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil menghapus catatan tak pernah menang di Istora Senayan dengan mengalahkan pasangan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia.

Sementara di nomor ganda putra, the minions, julukan bagi pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, juga meraih medali emas usai sukses menumbangkan ganda putra jepang Takuto Inoue/Yuki Kaneko.


Torehan prestasi ini terasa semakin istimewa karena satu dekade lamanya Indonesa tidak menyabet dua gelar juara di ajang Indonesia Open.

Terakhir kali Indonesia meraih dua gelar ialah pada tahun 2008 lewat sektor tunggal putra. Sony Dwi Kuncoro dan Pasangan ganda putri Vita Marisa yang berduet dengan Lilliyana Natsir. Bahkan, Indonesia pernah puasa gelar di ajang Indonesia open pada tahun 2007,2009,2010,2011,2014,2015, dan 2016.

Pada Blibli Indonesia Open 2018, baik Kevin/markus dan Tontowi/Liliyana berhasil menundukkan lawan-lawannya dengan dua game langsung. Di ganda putra, Kevin/Marcus menunjukkan kedigdayaan di hadapan Inoue/Kaneko dengan poin 21-13,21-16. Sementara pasangan Tontowi/Liliyana sukses membungkam Chan/Goh dengan 21-17,21-8.

Atas prestasinya yang membanggakan dan mengharumkan Indonesia tersebut, Djarum Foundation kembali memberikan penghargaan bagi Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir masing-masing senilai Rp 200 juta.

Guyuran bonus juga datang dari Blibli.Com dengan memberikan voucher Rp 50 juta untuk masing- masing pemain.

"Apresiasi ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap kemajuan bulutangkis di indonesia sehingga di harapkan bisa melecut para pemain bulutangkis PB Djarum yang lainnya untuk bisa Berprestasi di kancah bulutangkis dunia seperti kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir," ucap Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin saat seremoni pemberian penghargaan di galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu malam (11/7).

Tidak hanya memberikan bonus kepada para atlet, Djarum Foundation juga memberikan apresiasi kepada para pelatih yang telah mengasah kemampuan kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir sehingga bisa mengharumkan nama bangsa.

Apresiasi yang diberikan berupa lemari es Polytron 2 pintu kepada Herry Irman Pierngadi, Aryono Miranat,Richard Mainaky dan Vita Marissa. Tak hanya itu apresiasi juga diberikan oleh tiket.com berupa voucher senilai Rp 5 juta ke setiap pelatih.

"Pemberian apresiasi kepada para pelatih ini karena kami menyadari di balik kesusesan para atlet-atlet terdapat peran pelatih yang bekerja keras menempa bakat dan performa terbaik para atlet di lapangan. Terima kasih telah melahirkan para pebulutangkis yang dapat mengharumkan nama bangsa," Yoppy menambahkan.

Sementara itu bagi Kevin, kemenangan di Indonesia Open seakan menegaskan supremasinya di persaingan papan atas bulutangkis dunia. Sebelum kemenangan di Indonesia Open ini, pada Maret 2018 Kevin terlebih dahulu berhasil menjadi kampiun di ajang all england 2018.

Tinggal memenangi China Open yang akan digelar pada September mendatang untuk merangkai hat-trick di kasta HSBC BWF World Tour Super 1000.

"Rangkaian kemenangan ini merupakan pendorong agar saya bisa semakin berprestasi untuk mengharumkan nama bangsa melalui olahraga bulutangkis. Keberhasilan ini tak tak lepas dari dukungan Pelatih dan PB Djarum yang telah mengasah saya untuk mengeluarkan kemampuan terbaik saat bertanding sehingga memperoleh hasil yang maksimal di lapangan," ujar kevin.

Di sisi lain kemenangan ini juga terasa sangat manis bagi pasangan Tontowi/liliyana. Selain mempertahankan gelar juara yang juga mereka peroleh tahun lalu di ajang yang sama, kemenangan ini juga meruntuhkan pandangan bahwa Owi/Butet tak pernah menang jika bertanding di Istora senayan.

"Rasanya lega sekali bisa memberikan hasil terbaik di hadapan publik sendiri apalagi berhasil menghapus catatan tidak pernah menang di Istora. Sekarang sudah lunas, ini kemenangan yang sangat istimewa bagi kami," ungkap liliyana Natsir yang juga diamini oleh pasangannya, Tontowi Ahmad. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya