Berita

Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

PKS Jangan Ragu Sodorkan Mardani Jadi Cawapres

KAMIS, 12 JULI 2018 | 08:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi muda PKS Mardani Ali Sera dinilai sangat pantas menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Baik berpasangan dengan Prabowo Subianto maupun Anies Baswedan.

Penilaian tersebut didasarkan atas pengamatan selama enam bulan serta berdasarkan masukan-masukan dari para anggota dan pengurus Solidaritas Muslim Alumni UI (Solusi UI).

"Mardani itu sangat pantas menjadi wakil presiden berpasangan dengan Prabowo atau Anies. Selain cerdas dan memiliki kafasitas sebagai pemimpin nasional, Mardani juga memiliki keimanan yang kuat sebagai seorang muslim," kata Ketua Umum Solusi UI Sabrun Jamil dalam keterangannya, Kamis (12/7).


"Jika diberi amanah, sangat bertanggung jawab. Terlihat saat diminta pimpinan DPP PKS dan DPP Partai Gerinda menjadi Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi, Mardani menjalankan tugas tersebut dengan sangat baik. Diterima semua pihak. Hasil akhirnya, Anies-Sandi terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta," papar Sabrun menambahkan.

Lebih lanjut, Sabrun yang sehari-hari berprofesi sebagai pengusaha menilai, Mardani yang berpendidikan doktor di bidang teknik sangat memahami permasalahan ekonomi nasional. Sehingga apabila dia terpilih menjadi wapres, dia akan dapat mendampingi presiden menyelesaikan permasalahan ekonomi nasional yang saat ini carut marut dan menyengsarakan rakyat.

Jelas dia, salah satu masalah yang krusial saat ini adalah masalah ekonomi. Selain nilai tukar rupiah atas dolar AS yang semakin tergerus atau semakin rendah yang berakibat harga-harga kebutuhan pokok dan barang-barang lainnya yang diimpor menjadi sangat tinggi, sehingga menyengsarakan rakyat.

Saat ini, banyak pengusaha dan perusahaan nasional karena pengelolaan ekonomi yang salah oleh pimpinan negara, sudah banyak yang kembang kempis atau sekarang merumahkan sebagian karyawannya. Hal ini perlu menjadi perhatian serius dari para pimpinan atau calon pimpinan negara. Harus segera diatasi.

"Saya yang sudah mengenal Mardani puluhan tahun, tahu kalau dia diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk memimpin negara ini, dia akan dapat mengatasi masalah ekonomi negara," papar Sabrun.

Dia berharap, pimpinan PKS sebagai salah satu partai yang diharapkan oleh umat Islam membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, untuk tidak salah dalam memilih capres. Menurut penilaian dan hasil pengamatan Solusi UI yang paling pantas dicalonkan DPP PKS maupun DPP Gerindra sebagai cawapres adalah Mardani.

"Kami berharap ketua Dewan Syuro maupun Presiden serta jajaran pimpinan PKS untuk tidak ragu memilih Mardani sebagai capres maupun cawapres. Meskipun kami tidak memiliki afiliasi apapun dengan PKS, jika Mardani dicalonkan jadi wapres, anggota dan pengurus Solusi UI akan allout mendukung dan memperjuangkan Mardani untuk terpili memimpin bangsa dan negara ini lima tahun ke depan," tegas Sabrun.

Mardani Ali Sera adalah satu dari sembilan capres atau cawapres yang direkomendasi internal DPP PKS. Sisanya, Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, Anis Matta, Irwan Prayitno, Sohibul Iman, Salim Segaf Al Jufri, Tifatul Sembiring dan Al Muzzammil Yusuf. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya