Berita

Tommy-Lieus/Net

Politik

Tommy Soeharto Akan Kembali Tunjukkan Tidak Ada Perpecahaan Tokoh Bangsa

SENIN, 09 JULI 2018 | 11:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Setelah sukses mengajak sejumlah tokoh partai mengikuti jalan santai "Terima Kasih Indonesia" pada 24 September 2017 lalu, putra mantan Presiden Soeharto Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto kembali akan menggandeng para tokoh partai politik untuk mengikuti jalan santai dengan tama yang sama pada 19 Agustus 2018.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Tommy yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya memberi kepercayaan kepada tokoh Tionghoa nasionalis Lieus Sungkharisma untuk menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.

"Mas Tommy berharap acara itu bisa benar-benar menjadi ajang mempersatukan tokoh bangsa," kata Lieus dalam keterangannya kepada redaksi, Senin (9/7).


Tommy, kata Lieus, sengaja menginisiasi acara itu sebagai upaya untuk menunjukkan pada rakyat Indonesia bahwa tidak ada perpecahaan di antara para tokoh bangsa.

"Yang terjadi hanyalah perbedaan pendapat dan pandangan. Dan itu wajar saja di alam demokrasi," kata Lieus menirukan ucapan Tommy.

Menurut Lieus, selain mengajak para tokoh bangsa tersebut jalan santai dengan memanfaatkan arena Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, kali ini para tokoh nasional secara bersama-sama bersama-sama juga akan menyanyikan lagu "Indonesia Satu" ciptaan Sang Alang, musisi muda Indonesia yang kini sedang naik daun.

Ditambahkannya, selain untuk memeriahkan perayaan HUT ke-73 Kemerdekaan RI, acara jalan santai sengaja digagas Tommy untuk mempersatukan kembali potensi anak bangsa yang sejak Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu kesannya terpecah belah.

"Dengan jalan santai yang akan diikuti tokoh partai politik, tokoh agama, tokoh ormas dan para pejabat negara, kita ingin menunjukkan pada rakyat bahwa tidak ada perpecahaan di negeri ini akibat perbedaan suku, agama ataupun rar," katanya.

Lieus menyatakan, kecuali Tommy yang sudah menyatakan kesediaannya untuk mengajak para tokoh politik lain ikut dalam kegiatan dimaksud, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno juga sudah menyatakan dukungannya dan siap mensukseskan gagasan yang mempersatukan para tokoh bangsa.

"InsyaAllah, selain para tokoh bangsa dari 16 partai politik yang ada, kita juga berharap Wakil Presiden RI Bapak Jusuf Kalla juga bisa ikut berpartisipasi di acara ini," katanya.

Tommy sendiri, tambah Lieus, berharap kegiatan jalan santai ini bisa menjadi ajang untuk mempererat kembali tali silaturrahmi sesama anak bangsa terutama dalam menyongsong Pileg dan Pilpres 2019.

"Mas Tommy bilang, semoga acara yang mempertemukan para tokoh partai politik ini bisa menyadarkan rakyat akan makna penting merawat persatuan dan kesatuan NKRI," ujar Lieus.

Dengan demikian, tambahnya, semua perbedaan pendapat dan perselisihan yang terjadi dapat diakhiri dan kita kembali bersatu membangun bangsa dan negara ini.

Seperti tahun lalu, rencananya acara jalan santai ini akan dimulai pukul 07.00 Wib dengan mengambil titik start di Bunderan HI dan finish di Patung Kuda, dengan jarak tempuh kurang lebih 1 Km. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya