Berita

Andreas Granqvist/Net

Olahraga

Blagult Sering Bikin Frustasi

JUMAT, 06 JULI 2018 | 08:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim nasional Swedia menegaskan tidak akan memiliki kejutan bagi timnas Inggris saat kedua tim bentrok pada perempat final Piala Dunia 2018 di Samara Arena, besok.

 Hal itu diungkapkan Kapten Swedia, Andreas Granqvist. Dia mengatakan, Swedia akan tetap bermain seperti biasa di laga Piala Dunia sebelumnya.

Tim asuhan Janne Anderson itu memang selalu kalah dalam hal penguasaan bola di empat laga Piala Dunia sejauh ini. Akan tetapi, Swedia justru ber­hasil menang ketika melakukan itu. Taktik Anderson memang dinilai mujarab.


Swedia bahkan nyaris tak terkalahkan di empat laga terse­but. Mereka hanya kalah dari Jerman lewat gol tendangan bebas ajaib Toni Kroos di menit akhir.

Di tiga laga lainnya, Swedia berhasil menang dengan mem­buat lawan frustrasi. Granqvist membongkar sedikit soal pen­erapan taktik timnya.

"Biasanya tim lain memiliki pemain lebih baik di atas kertas. Kami membiarkan mereka men­guasai bola di tempat-tempat yang mereka inginkan," ujar Granqvist dikutip fourfourtwo.

Dia menilai Swedia memang selalu membiarkan lawan men­guasai bola, tetapi di sisi lain berhasil menciptakan lebih ban­yak peluang matang.

Karenanya, saat melawan Inggris nanti, tidak ada rahasia yang disembunyikan Swedia. Granqvist menekankan timnya akan bermain seperti biasanya, dan Inggris harus berhati-hati menghadapi itu. "Kami harus tunjukkan kualitas kami mela­wan tim-tim kuat. Ini cara kami meraih kesusksesan dan kami akan meneruskan jalan ini," jelasnya.

Swedia dinilai sebagai salah satu tim kuda hitam di Piala Dunia ini. Meski dipandang sebelah mata, tetapi Swedia selalu berhasil menjawab kri­tik. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya